Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : 28 warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik saat menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo Surabaya. (Istimewa,memo)

Gresik-Memo. Puluhan warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Jawa Timur sekarat setelah pesta Minuman Keras (Miras) dimalam perayaan hari kemerdekaan ke 73 RI. Dari info yang berhasil dihimpun oleh memojatim terdapat 28 orang warga Desa Hulaan sedang menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Hal tersebut juga disampaikan Kabag Humas RSUD Dr. Soetomo, Pesta Manurung pada media pada hari Minggu (19/8/2018).

Humas RSUD dr Soetomo Surabaya, Pesta Manurung menyampaikan, pihaknya menerima rujukan pasien dari RS Bakti Dharma Husada (BHD) Surabaya. Hingga saat ini puluhan pasien rujukan tersebut masih menjalani perawatan medis RSUD dr Soetomo.

"kami terima rujukan itu mulai pukul 03.30 WIB dan terus-menerus hingga total 28 pasien. Kondisi mereka memang masih sadar tapi sebagian juga ada yang kabur pandangannya," ungkap, Humas dr Soetomo, Manurung pada media.

Masih kata Manurung, tercatat 31 orang yang keracunan usai menenggak minuman keras oplosan, 2 orang meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit daerah (Gresik) setempat, dan 1 orang meninggal saat perjalanan dari Rumah Sakit Bakti Dharma Husada (BHD) Surabaya, sedang 28 lainya masih mendapatkan pelayanan medis diruang UGD dr Soetomo Surabaya.

Dari catatan pihak RSUD dr Soetomo puluhan korban miras oplosan sebagai berikut, dalam perawatan dr Soetomo, Eza (22), Rendi (25), Bagus (25), Faisal (24), Reval (18), Tomi (24), Teguh Haris (24), Zaet (25), Muslimin (22), Ganda (22), Yogi (22), Fatkul (21), Nor Sahlan (19), Herik (28), Gunawan (21), Sahrul (21), Candra (17), Rijal (22), Roy (22), Reval (18), Deden (22), Andri (22), Dedy Yusuf (24), Zidan (18), Donatio Lutfian (20), Ari (18), Diky Setiyadi (25), Sigit (22). Sedang 3 meninggal dunia, Niko (18), Andik (18), M Fendi (18) ketiga jenazah masih di kamar mayat dr Soetomo Surabaya. (dn/rif)

Posting Komentar