Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : pasangan nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak saat dikediamannya Jemusari, Surabaya. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Pemilihan Gubenur Jawa Timur 2018 pasangan calon nomer urut 1 Khofifah-Emil terus memperkukuh hasil perhitunganya. Setelah dinyatakan menang oleh sejumlah lembaga survei hasil Quick Count usai pencoblosan pada tanggal (27/6/2018) lalu.

Begitu pula dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo, pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dinyatakan  unggul dalam hasil penghitungan resmi surat suara Pilgub Jatim oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo dari pesaingnya nomer urut 2, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Puti).

Pelaksanaan penghitungan surat suara dimulai sejak pukul 10.30 WIB dan berakhir pukul 15.00 WIB. Dari hasil perhitungan secara manual tersebut menghasilkan pasangan nomor urut 1 Khofifah-Emil mendapat 477.746 suara, sedangkan Gus Ipul-Puti mendapat 377.313 suara. 

Penghitungan di KPUD Sidoarjo turut hadir Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Sidoarjo, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sidoarjo, petugas Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Kepolisian Polresta Sidoarjo, serta sejumlah saksi dari masing-masing Pasangan Calon (Paslon) pada hari Rabu (4/7/2018).

Ketua KPUD Sidoarjo, M Zaenal Abidin saat ditemui sejumlah awak media mengatakan, rekapitulasi penghitungan surat suara berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ada keberatan apa pun dari masing-masing saksi maupun panwas.

"Acara berjalan sesuai rencana," terang, Ketua KPUD Sidoarjo, M. Zainal pada media.

Lebih jauh lanjut M. Zainal, tingkat partisipasi pemilih di Sidoarjo meningkat, dibanding dengan pilkada sebelumnya. Tercatat saat ini, partisipasi pemilih 65,81 persen dan pada pemilihan Bupati Sidoarjo partisipasi masyarakat hanya 56 persen.

Sementara di waktu yang sama, Ketua Panitia Pengawas (Panwas), Muhammad Rosul menyampaikan, pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 di Kabupaten Sidoarjo sudah sesuai prosedur dan tata cara yang diatur dalam UU peraturan Bawaslu dan peraturan KPU. Namun, ia tidak memungkiri dengan adanya kendala dilapangan dan ketaatan peserta pemilu seperti potensi pelanggaran adminstrasi serta pemasangan alat peraga.

"Saya berharap kedepan bisa lebih baik lagi,"ucap, Muhammad Rosul.

Diketahui jumlah suara sah sebesar 855.059 dan suara tidak sah sebanyak 27.745 dengan total suara sah dan tidak sah 882.804 suara. (rief)

Posting Komentar