Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Kepala BPN Sidoarjo, Dalu Agung Darmawan memimpin peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Kantor BPN Sidoarjo. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentang pelayanan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bakal membangun gedung baru Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo. Hal tersebut dibuktikan dengan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Kepala Badan Pertanahan Nasinal (BPN) Sidoarjo, Dalu Agung Dermawan melaksanakan peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan gedung baru BPN pada hari Rabu (4/7).    
Pembangunan kantor baru Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidoarjo yang berada di kawasan pergudangan Saftlock di Desa Rangkah Kidul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo itu rencananya akan dibangun 2 lantai. 

Disela-sela acara Saiful Ilah menjelaskan, pembangunan kantor baru BPN Sidoarjo yang baru sangatlah penting. Alasanya, untuk menunjang meningkatkan pelayanan masyrakat Sidoarjo yang mengurus sertifikasi tanah. Menurutnya Saat ini, tanah di wilayah Sidoarjo yang sudah dilayani sertifikasi mencapai sekitar 40 persen. Sisanya 60 persen masih dalam tahapan termasuk melalui program sertifikasi massal melalui Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

"Penyediaan kantor yang memadai ruang kerja yang layak dan tempat parkir yang memadai ini menjadi tuntutan. Makanya dihibahkan pembangunan kantor baru dengan lahan milik BPN agar pengembangan pembangunannya tak dibatasi bergantung kebutuhan BPN. Mau dibangun 5 atau 7 lantai terserah karena tanah milik BPN," ucap, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah pada memojatim hari Rabu (4/7).

Masih kata Saiful Ilah, BPN Sidoarjo layak dan patut mendapatkan hibah pembangunan gedung Rp 12 miliar. Menurutnya, BPN Sidoarjo menunjang pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui proses BPHTB di BPN hingga perolehannya mencapai Rp 268 miliar di tahun 2017 kemarin.

"Karena sekarang ada pendampingan TP4D kami optimis proyek selesai dikerjakan tepat waktu," terangnya.

Diwaktu yang sama, Kepala BPN Sidoarjo, Dalu Agung Darmawan menegaskan, pasca dibangun gedung baru tak ada masalah terkait pelayanan tetap berjalan terus. Walaupun sering terjadi banjir kala musim hujan.

"Kantor baru ini dibangun 2 lantai untuk perkantorannya. Sedangkan pembangunan gedung arsip direalisasikan tahun depan (2019),"tutur, Dalu Agung Dermawan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo, Sigit Setiawan mengungkapkan, perencanaan hibah pembangunan gedung BPN Sidoarjo sudah direncanakan sejak Tahun 2017 lalu. Selain itu, proses lelang juga sudah dilaksanakan Tahun 2017. Akan tetapi gagal lantaran harus ada proses lelang ulang. Namun, lelang kedua baru dilaksanakan Tahun 2018 lantaran lelang ulang di Tahun 2017 waktunya sangat mepet saat itu.

"Pembangunan gedung BPN ini dianggarkan Rp 12 miliar dengan masa pekerjaan selama 10 hari (5 bulan)," terang, Sigit.

Sigit berharap, proyek pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Matra Cipta dengan PT Indocon Raya selaku pelaksana, dan CV Raya Cipta selaku Konsultan Pengawas dapat diselesaikan sesuai rencana. Dalam pembangunan proyek itu juga ada TP4D selaku pendamping.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Budi Handaka, dan Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono serta pejabat Pemkab Sidoarjo. (rief)

Posting Komentar