Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris saat pamerkan jamu oplosanya. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Penjual jamu oplosan berbahan baku arak berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris pada hari Selasa (5/6) di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Dari Operasi Pekat tersebut perugas berhasil mengamankan Punadi (50) warga Griyo Mapan Sentosa, Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru Sidoarjo. Ponadi kedapatan memperjual belikan jamu yang bahan dasarnya terbuat dari arak yang di oplos dengan berbagai ramuan jamu.

Kasat Reskrim Kompol Muhammad Harris menerangkan, penangkapan ini bermula dari pengaduan masyarakat kalau ada pedagang jamu yang berbahan dasar arak dengan dioplos berbagai ramuan jamu, termasuk dicampur dengan tangkur buaya, di sebuah kios jamu Jago yang berada di jalan Tropodo Waru.

"Ramuan siap jual yang dikemas dalam botol bekas minuman air mineral ukuran 600 ml dan 1500 ml berhasil disita dan penjual kita amankan,"ungkap, Kompol M Harris pada media.

Lebih jauh mantan Kapolsek Simokerto ini menambahkan, untuk memasarkan jamu oplosan itu tersangka mengemas dalam kemasan 600 ml dijual dengan harga Rp 30.000 sedangkan yang kemasan 1500 ml pelaku menghargai Rp 70.000 sehingga pelaku mendapatkan penghasilan  sekitar 21 juta dalam kurun waktu 2 minggu.

"tersangka dari perbuatanya itu mendapatkan omset 21 juta,"terangnya.

Atas perbuatanya pelaku terancam dijerat dengan pasal 197 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan pidana penjara selama-lamanya 15 tahun. (Rif)

Posting Komentar