Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Pom mini terbakar setelah berhasil dipadamkan. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Warga Desa Durungbedug mendadak geger setelah Pom mini, pengisian BBM mini milik M. Nasir (37) warga Desa Durungbedug RT 27 RW 06, Kecamatan Candi, Sidoarjo hangus terbakar si jago merah, pada hari Rabu (6/6/2018). Api dengan cepat menjadi besarnya, sehingga sebuah toko, bengkel dan teras rumah ikut hangus dilalap si jago merah itu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh lensaindonesia dilapangan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Awalnya, M. Nasir (pemilik pom mini) saat itu sedang menuangkan BBM jenis pertamax dan pertalite ke sebuah tandon. Namun, karena terlalu banyak, akhirnya BBM tersebut tumpah.

Sementara Kapolsek Candi Kompol Fahul Azmi menuturkan, dugaan sementara peristiwa itu terjadi dikarenakan Stop kontak listrik yang terhubung dengan Pom mini terkena luberan (tumpahan) BBM sehingga mengeluarkan api. 

"Dugaan sementara, kebakaran itu dipicu dari stop kontak yang terkena luberan BBM," terang, Kapolsek Candi Kompol Fahul Azmi pada memojatim.

Karena yang terbakar BBM, api dengan cepat membesar dan merembet serta meluluhlantakkan isi sebuah toko dan bengkel serta teras rumah milik Sohib (60), tetangga Nasir. Beruntung dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," imbuhnya.

Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil Petugas Memadam Kebakaran (PMK) dari unit Kecamatan Buduran, Sidoarjo tiba dilokasi. 

"Api berhasil dijinakkan tidak lama setelah PMK tiba dilokasi, sekitar satu jam," pungkasnya.

Sampai berita ini dibuat jumlah kerugian korban masih belum bisa di prediksi berapa kerugianya. (Rif)

Posting Komentar