Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Sujatmiko SH. MH., diruangannya. (Moch Toha,memo)

Surabaya-Memo. Pengadilan Negeri (PN)  Surabaya kembali berbenah dalam memberikan layanan adaministrasi perkara hukum secara maksimal, dengan adanya program "E-Court" (administrasi elektronik). 

Hal itu tersebut disampaikan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya H. Sujatmiko, SH, MH., 

Program E-Court tersebut juga didasari atas terbitnya peraturan MA (PERMA) nomor 3 tahun 2018. "Untuk memudahkan proses adminstrasi di pengadilan, program E-Court sangat cocok untuk memangkas waktu dan panggilan. Sehingga asas peradilan yang sederhana, cepat dengan biaya murah akan terpenuhi, " tutur Sudjatmiko,  Kamis (7/6/2018). 

Menurutnya, apabila pengacara ingin mendaftarkan suatu perkara,  maka tidak perlu bolak-balik ke pengadilan. Cukup mendaftarkan secara online untuk berkas perkaranya. 

Kendati demikian,  Sujatmiko mengingatkan, "Perlu di ingat pendaftaran online tersebut bisa dilakukan oleh advokat atau pengacara yang sudah di sumpah atau yang sudah di validasi," sambung Sujatmiko. 

Lebih lanjut,  Ketua PN Surabaya ini mengatakan bahwa selain untuk penerimaan atau permohonan gugatan, replik, duplik dan kesimpulan. Aplikasi E-Court juga bisa digunakan untuk pemanggilan secara elektronik melalui email. 

"Bisa juga untuk pemanggilan elektronik melalui email ya,  kalau pembuktian tidak bisa. Harus dihadapan hakim kalau pembuktian, " lanjut pria kelahiran Jawa Tengah ini. 

Perlu diketahui,  aplikasi E-Court untuk saat ini hanya bisa diterapkan pada perkara perdata saja.  Belum bisa ke perkara pidana. Mengingat aplikasi baru ini belum banyak yang mengenal maka diperlukan sosialisasi ke semua pihak yang terlibat dalam prose peradilan. 

Di dalam aplikasi e-court tersebut ada tiga sistem layanan yaitu, E-Filling (Pengiriman berkas sementara lewat Scan Email dan selanjutnya asli menyusul saat datang jalani Sidang), E-Payment (Pembayaran biaya pendaftaran perkara melalui transfer langsung ke Bank sesuai petunjuk yang telah bekerja sama dengan Bank BTN), serta E-Summons (E-Summons adalah panggilan secara Elektronik sesuai dengan persetujuan masing masing pihak, artinya jika para pihak sepakat).

"Rencana E-Court akan kita launching setelah lebaran. Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.  Tetapi hari ini tadi sudah di coba untuk yang E-Payment ternyata berhasil. Mudah-mudahan ke depannya aplikasi ini bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat yang mencari keadilan di Surabaya," pungkas Sujatmiko. (mt)

Posting Komentar