Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Bupati Jombang Nyono Suherly Wihandoko saat digelandang oleh KPK. (Istimewa)

Sidoarjo-Memo. Bupati Jombang non Aktif Nyono Suherly Wihandoko yang tertangkap saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bakal menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di jalan raya Juanda Sidoarjo pada hari Selasa (26/6/2018) besok.

Pernyataan itu dibenarkan oleh Panitera Muda Khusus Tindak Pidana Khorupsi Akhmad Nur, SH., MH. "Sidangnya akan digelar besok selasa. Menurut jadwal, sekitar pukul 09.00 WIB," terangnya, saat dikonfirmasi oleh memojatim di ruanganya Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, hari Senin (25/6/2018).

Dalam agenda sidang yang akan digelar di ruang sidang cakra Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (tipikor) besok itu, merupakan pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, Wawan Yunarwanto dan hakimnya yaitu H.R Unggul Warso Murti, SH.MH.

Sidang perkara bernomor 102/Pid.Sus-TPK/2018/PN SBY itu, Nyono dijerat dua pasal. Yang pertama Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1)KUHP.

Pasal kedua yakni, Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1)KUHP.

Sekedar diketahui, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko tertangkap KPK, pada hari Sabtu (3/2/2018) lalu. Dia ditangkap saat terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena diduga terjerat kasus suap perizinan dan pengurusan penempatan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa Timur. (rief)

Posting Komentar