Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kepala Lapas Mojokerto, Muhamad Hanafi di dampingi Kasi Binadik dan Giatjah, Ahmad Nuri Dhuka bersama LBH Annisa Mojokerto. (Arief,memo)

Mojokerto-Memo. Sebagai wujud pelayanan terhadap masyarakat, kembali Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Mojokerto berupaya membantu meringankan beban bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Mojokerto dengan cara memberikan bantuan hukum secara gratis. 

Hal tersebut tentunya pihak Lapas Mojokerto bekerjasama dengan antara Lapas dan menggandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Annisa Kota Mojokerto. Bantuan hukum secara cuma-cuma (gratis) ini berlaku pada warga binaan yang kurang mampu dan membutuhkan pendampingan hukum untuk mendapatkan kepastian hukum.

Kepala Lapas Mojokerto, M Hanafi melalui Kasi Binadik dan Giatjah, Ahmad Nuri Dhuka menuturkan, program ini sebagai upaya Lapas Mojokerto untuk  mewujudkan memberikan "Pelayanan Prima" pada warga binaan. Selain aktif memberikan binaan serta bimbingan, tindakan prefeentif, dan edukatifpun dilakukan.

"Untuk mewujudkan pelayanan prima kami menggandeng LBH Kota Mojokerto, dengan memberikan pendampingan hukum secara gratis,"tutur, Kasi Binadik dan Giatjah yang akrap disapa Dhuka pada memojatim hari Rabu (6/6).

Masih kata mantan Kasi Keamanan Lapas kelas II A Delta Sidoarjo, bagi warga binaan yang membutuhkan pedampingan hukum gratis ini, hanya melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan/Kepala Desa (Kades) setempat.

"Warga binaan cukup melampirkan SKTM dari kelurahan agar bisa mendapatkan bantuan hukum secara gratis," urainya.

Dalam acara sosialisasi program ini juga turut dihadiri oleh Kepala Devisi Bantuan Hukum Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur (Jatim) hingga sampai di penghujung acara berjalan dengan lancar. (Rif)

Posting Komentar