Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : ilustrasi 

Lamongan-Memo. Kecelakaan kerja terjadi di Lamongan Marine Industry (LMI) Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur hingga tewaskan satu orang pekerja dan dua Belas mengalami luka-luka. 

Dari info yang berhasil dihimpun memojatim dilapangan insiden itu berawal pada hari Kamis (21/6) sekitar pukul 13:35 wib. Pekerja di galangan kapal Lamongan Marine Industri (LMI) melakukan pengecatan kapal motor dengan menggunakan Scaffolding untuk pijakan. 

Namun, karena diduga terlalu berat beban akhirnya Scaffolding roboh yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dilokasi kejadian karena tertimpa besi Scaffolding dan dua belas orang lainnya mengalami luka parah dan ringan.

Kapolsek Paciran AKP Fandhil pada media menuturkan, sebanyak 13 pekerja menjadi korban ambruknya scaffolding yang tidak kuat menahan beban para pekerja saat melakukan pengecatan kapal motor, "ada korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan," tutur, Fandhil pada hari Jumat (22/6).

Mereka menggunakan scaffolding untuk pijakan. Namun mendadak scaffolding roboh.

"Diduga karena tidak mampu menahan beban berat para pekerja," ungkapnya.

Sementara korban meninggal bernama, Mujtahid warga Desa Paloh, Kecamatan Paciran Lamongan, tiga korban yang mengalami luka parah, Rosyad, Iftitahul Khoiri, dan Hakam Mubarok dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, dan empat korban masing-masing bernama Ahmad Efendi, Supangkat, Makmum, dan Mulyono menjalani rawat inap di Rumah Sakit Arsy Paciran, serta lima korban lainnya, Khoirul Faid, Taufik, Ghofur, Jihadi, dan Suwandi diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan hanya menjalani rawat jalan.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus robohnya Scaffolding yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka tersebut. (si/rif)


Posting Komentar