Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menyerahkan SK Dirut PDAM DeltaTirta Sidoarjo. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Abdul Basit Lao kembali dipercaya menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut, diketahui saat Bupati Sidoarjo Saiful Ilah melaksanakan gelar Apel Gabungan dan Pengarahan dihalaman kantor PDAM Sidoarjo pada hari Senin (25/6). Saat apel Bupati Sidoarjo menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) Bupati Sidoarjo Nomor 188/479/438.1.1.3/2018 tanggal 22 Juni 2018.

Dalam keputusan pengangakatan kembali Abdul Basit Lao sebagai Dirut PDAM oleh Bupati Sidoarjo, bukan tanpa sebab. Abdul Basit Lao menuai prestasi selama memimpin PDAM selama tahun 2017 berhasil memberikan keuntungan sebesar 31 milyar rupiah. Selain itu, selama kepemimpinan Abdul Basit kondisi internal PDAM berangsur membaik pasca jajaran direksi sebelumnya kesandung bermasalah hukum.

"Saudara Abdul Basit kita angkat kembali memimpin PDAM karena selama tahun 2017 mampu memberikan keuntungan pada daerah sebesar 31 milyar rupiah, selain itu ia bersedia menandatangi komitmen kerja dengan merealisasikan dua program besar, yakni pengelolaan system penyediaan air minum Umbulan ke II dan program pembangunan long storage Kalimati yang merupakan bagian dari system penyediaan air minum Sidoarjo wilayah barat", terang, Bupati Sidoarjo pada memojatim hari Senin (25/6) usai pelaksanaan apel.

Lebih jauh Saiful menambahkan, komitmen yang harus diselesaikan terkait pemanfaatan Kalimati adalah pembangunan istalasi pengelolaan air, dan jaringan distribusi sebesar 1.000 liter per detik yang diserap setelah serapan Umbulan II selesai, untuk itu persiapannya harus dimulai dari sekarang dengan rencana investasi menelan biaya sebesar 1,3 triliun rupiah, sedangkan untuk pembangunan program air minum Umbulan II  anggaran yang dibutuhkan sebesar 1,2 triliun rupiah yang akan dilaksanakan bertahap mulai tahun 2019 -2022 dengan kapasitas serapan air mencapai 1.200 liter perdetik.

"Saat ini capaian akses air minum  per pipa-an Sidoarjo masih 36 %, masih jauh dari sasaran program nasional air minum yang aman dan berkelanjutan, tahun 2019 target capaian nasional 60 %. Sedangkan Tingkat Kehilangan Air (TKA) masih tinggi, yakni 27 %, meski mengalami penurunan dibanding tahun 2015 - 2016 yang mencapai 40 %, tahun ini TKA harus turun karena dengan turunnya TKA akan menambah keuntungan atau laba," tutur,  Bupati dua periode ini.

Selain Abdul Basit Lao, terdapat tiga nama dari internal PDAM yang diangkat menjadi pejabat sementara jajaran direksi untuk mengisi kekosongan selama kurun waktu 1 tahun 6 bulan. Jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan ditempati Juriyah yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Aset, sedangkan untuk posisi Direktur Pelayanan ditempati Heru Firdausi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang PDAM Porong dan untuk posisi Direktur Operasional ditempati Sudrajat Jatmiko yang sebelunya menjabat Kepala Bidang Produksi dan Pengolahan. Jajaran direksi yang baru ini akan bertugas enam bulan ke depan mulai tanggal 22 juni 2018.

Sementara posisi Dewan Pengawas (Dewas) Bupati mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Pembangunan dan Ekonomi Benny Airlangga Yogaswara sebagai Ketua Dewan Pengawas dan Kepala Inspektorat Pemkab Sidoajro Eko Udijono sebagai anggota dewas. Sebelumnya posisi Pejabat Sementara (Pjs) Dewan Pengawas, ditempati oleh Joko Suyono dan Akhmad Choiri.

Diwaktu yang sama Abdul Basit saat ditemui memojatim mengaku, selama ini dalam mengelola PDAM dirinya pada semester pertama tahun 2017 melakukan kerjasama dengan pihak swasta dengan menambah jaringan dan pipa tanpa melakukan belanja material, pada semester kedua ia mendorong pelaksanaan anggaran bisa berjalan dan di semester pertama tahun 2018 ia menerapkan system reward dan punishment pada jajarannya, sehingga ada pegawai yang diturunkan pangkatnya dan ada pegawai yang dipromosikan.

" Tahun ini kita akan terapkan program pegawai beretika baik, dengan tujuan pada perbaikan kinerja saat ini jumlah pelanggan PDAM mencapai 135.627. Target tahun 2018 menambah 2.500 sambungan baru," ucap, Abdul Basit. (rief)

Posting Komentar