Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Ribuan botol miras dimusnakan di halaman Mapolres Gresik. (Samsul,memo)

Gresik-Memo. Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH. SIK. M. Si., musnahkan ribuan botol Minuman Keras (Miras) dari berbagai merk. Kurang lebih 2.387 botol Minuman Berakohol (Minhol) dimusnakan di halaman Mapolres Gresik, ribuan botol miras itu hasil dari pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar oleh jajaran Polres Gresik.

Dalam pemusnahan Miras tersebut, turut disaksikan oleh Bupati Gresik yang diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Drs Djoko Sulistyo Hadi MM, Kasatpol PP Kabupaten Gresik, Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Mansyur Sodiq, Kadis Disperindag Kabupaten Gresik, Kadinkes Kabupaten Gresik, Ketua DPC Nahdlatul Ulama Gresik, Ketua DPC Muhammadiyah Gresik dan Ketua DPC LDII Gresik, Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, dan seluru Kapolsek jajaran Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro menyampaikan, bahwa selama pelaksanaan operasi peredaran miras, ada sekitar 2.387 botol dari berbagai jenis miras dan merk  yang diamankan oleh anggotanya. Selain itu juga, ada sekitar 286 botol miras yang berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik.

"Dari ribuan botol miras yang berhasil diamankan, ada 158 tersangka yang berhasil kita amankan", terang, AKBP Wahyu S Bintoro pada media.

Kapolres menambahkan, dari 158 tersangka, ada 88 yang merupakan penjual miras ilegal dan 70 merupakan peminum. Semuanya akan dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) karena telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik nomor 19 tahun 2004 tentang perubahan atas Perda nomor 15 tahun 2002 tentang larangan peredaran miras di Kabupaten Gresik.

"Semua tersangka telah menjalani sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Gresik", imbuhnya.

Lebih jauh Akademi Polisi (Akpol) 98 ini memaparkan, ada Dua tersangka penjual miras ilegal ratusan karton yaitu TW alias Karso (58) warga Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik pemilik 204 botol miras dalam kemasan botol air mineral 1,5 liter. Sedangkan satu tersangka lainnya yaitu IM alias  Muk (51) warga Desa Senden, Kecamatan Kayon, Kabupaten Kediri selaku pemilik 24 karton miras jenis Vodka yang didalamnya berisikan sebanyak 480 botol dan merupakan salah satu pemilik Home Indutri miras.

"Dua tersangka ini kita jerat dengan tindak pidana, karena telah menjual ratusan karton miras secara ilegal",tegas, Kapolres Gresik.

Hingga berita ini ditulis, Dua pelaku pemilik serta penjual miras itu menjalani proses penyidikan oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik, karena telah menyimpan dan menjual miras ilegal tanpa memiliki ijin produksi dan edar. Atas perbuatanya tersangka terancam sanksi pidana 15 tahun penjara karena telah melanggar pasal 240 KUHP jo pasal 140 jo pasal 86 ayat (2) dan atau pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. (ss)

Posting Komentar