Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

"Operasi Pekat" Kapolsek Gayungan Bina 6 ABG

Photo : Kapolsek Gayungan Surabaya, Kompol Lukito SH. MH., saat memberikan pembinaan terhadap Enam Anak Baru Gede (ABG). (Abd latif,memo)

Surabaya-Memo. Untuk menciptakan situasi kondusif di wilayah hukumnya, Kapolsek Gayungan Surabaya Kompol Lukito SH. MH., stanby 24 jam dalam pelayanan. Baginya, sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat menciptakan situasi aman serta kondusif di wilayah hukumnya adalah suatu kewajiban yang harus dilaksanakan, pasca terjadinya aksi teror bom di beberapa tempat sepekan yang lalu di Surabaya.

Hal tersebut di buktikan dengan selalu aktif berpatroli di sempanjang jalan pusat kota di wilayahnya. Bersama anggotanya Kapolsek Gayungan Kompol Lukito melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) mengamankan Enam Anak Baru Gede (ABG) yang sedang menyulut mercon di jalan raya Gayungan pada hari Senin (21/5) malam.

Kapolsek Gayungan Kompol Lukito menyampaikan, di saat petugas melaksanakan operasi ada sejumlah ABG yang sedang menyulut mercon, lalu kami amankan ke Mapolsek untuk dilakukan pembinaan. Bukan hanya itu, kita juga memanggil kedua orang tuanya dan di lakukan pesan-pesan Kamtibmas.

"karena mereka ini masih ABG dan semuanya masih berstatus pelajar, maka kami lakukan pembinaan, dan kita panggil semua kedua orang tuanya,"tutur, Kapolsek Gayungan pada lensaindonesia, hari Selasa (22/5) dini hari.

Dalam binaanya Kapolsek Gayungan menyampaikan, kalian ini takut tidak sama orang tua kalian?. Apa manfaat kalian menyulut mercon itu, apakah kalian tau bahaya kalau menyulut mercon. Lantas, mantan Kapolsek Simokerto itu menceritakan pengalamannya bagaimana bahaya mercon tersebut hingga sampai ada yang menelan korban.

Disaat penyampaian pembinaan oleh Kapolsek Gayungan, nampak Enam anak ABG beserta orang tuanya sangat fokus mendengarkan dan mengikuti arahan dari Kapolsek.

Masih lanjut Kompol Lukito, kalian harus taat pada orang tua, hormati kedua orang tua kalian dan sayangi badan kalian, jauhi apapun itu bentuk narkoba dan Minuman Keras (Miras) jangan lagi diulangi lagi perbuatan seperti ini.

Selain itu Kapolsek juga berpesan kepada orang tua mereka agar selalu menjaga anak mereka, agar menjauhi pergaulan bebas.

"kami amankan untuk diberikan pembinaan agar mereka tidak melakukan hal-hal yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain,"tutur, Kapolsek.

Setelah diberikan pembinaan serta pesan-pesan Kamtibmas, ke Enam anak ABG itupun dikembalikan ke orang tua masing-masing.

"Operasi Pekat ini terus kami lakukan, selama bulan suci Ramadhan guna menciptakan situasi aman, nyaman pada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa."pungkasnya. (al/rif)

Posting Komentar