Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SH. MH. M. Si. (Kasbulah,memo)

Bojonegoro-Memo. Sejak kejadian ambruknya jembatan Babat -Widang beberapa pekan lalu, arus lalintas jalur Bojonegoro menjadi padat merayap dan macet. Untuk mengurai hal tersebut,
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK., MH., M.Si., memerintahkan, jajaran anggotanya serta Polsek yang ada di jalur jalan raya untuk aktif mengecek serta mengatur arus lalu lintas yang terlihat padat dan macet.                                    
Kapolres mengatakan, banyaknya kendaraan terutama kendaraan truk bermuatan besar dengan jalan yang sempit membuat arus lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro menjadi sangat padat dan mengakibatkan kemacetan, sehingga Kapolres memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk mengantisipasi kepadatan jalur serta kemacetan dengan selalu berpatroli diwilayah Polsek masing-masing terutama Polsek yang berada di jalur jalan raya Kabupaten Bojonegoro - Surabaya.

"Untuk mengantisipasi peningkatan voleme kendaraan, kami telah perintahkan kepada jajaran untuk rutin melakukan patroli di jalan raya serta menyalakan lampu rotator pada malam hari", ungkap, AKBP Ary Fadli lada hari Saptu (21/4/2018).

Kapolres juga berpesan, masyarakat agar memaklumi banyak kendaraan dengan kapasitas angkutnya besar melintas di jalur Bojonegoro, serta lebih sabar dalam berkendara dikarenakan padatnya arus lalu lintas. Selain itu juga untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dengan selalu memperhatikan peraturan dan rambu-rambu lalu lintas serta menggukan alat keselamatan dalam berkendara.

"Tolong tingkatkan kewaspadaan kita dalam berkendara, karena volume kendaraan lebih banyak dari biasanya", pungkasnya. (kb/rif)

Posting Komentar