Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : pelaku saat diamankan oleh petugas gabungan. (Istimewa)

Sidoarjo-Memo. Dua wanita berhasil diamankan petugas gabungan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo. Pelaku yang terdiri dari satu Warga Negara Asing (WNA) Nguyen Thi Thanh He (25), Warga asal Binh Thuan, Vietnam dan Novita Habibah (29), Dusun Panabar, Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura Jawa Timur.

Penyelundupan narkoba jenis sabu (Methamphetamine) melalui Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, bermula dari kecurigaan petugas yang melihat gelagat mencurigakan penumpang rute Singapure - Surabaya dengan pesawat Jetstar (3K 249) ini. Sehingga petugas melakukan profiling penumpang dan pemeriksaan lebih mendalam.

Ternyata benar, dalam pemeriksaan petugas gabungan Customs Narcotics Team (CNT), Bea Cukai Madya Pabean Juanda, Bea Cukai Jatim, BNN Propinsi Jatim, POMAL Juanda, berhasil menemukan barang haram berbentuk kristal putih seberat 1. 175 gram.

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto mengatakan,
"Karena curiga terhadap alas koper bawaannya saat di mesin X-Ray. Yang bersangkutan dan barangnya di bawa ke ruang pemeriksaan. Saat dilakukan pembongkaran, petugas menemukan kristal putih seberat 1.175 gr," ungkapnya, pada media hari Selasa (3/4/2018).

Masih lanjut Budi memaparkan, pihaknya sempat kesulitan saat hendak mengiterview pelaku karena minimnya bahasa Vietnam. Namun, setelah dilakukan periksaan lebih intens,
dihadapan petugas pelaku mengaku tas koper yang ia bawa merupakan pemberian dari temanya yang ditemui di Bangkok, Thailand.

Sedangkan pelaku lain Novita Habibah, juga diamankan petugas. Saat itu, petugas mendapat informasi dari tim bahwa ada penumpang wanita menggunakan pesawat Air Asia (XT-321) rute Kuala Lumpur-Surabaya yang diduga membawa sabu.

Setelah mengetahui penumpang yang dimaksud, petugas langsung melakukan wawancara setelah barangnya diperiksa melalui X-Ray. Saat diperiksa intensif, kardus bawaannya di geledah dan petugas mendapati kristal putih seberat 1.240 gram yang disimpan di dinding kardus.

"Pelaku mengaku barang bawaannya merupakan titipan dari temannya berinisial H yang berada di Malaysia. Ia juga mengaku akan diberi uang Rp 30 juta, apabila barang tersebut berhasil masuk ke Indonesia," terang, Budi Harjanto.

Dari hasil ungkap petugas gabungan tersebut, petugas Customs Narcotics Team (CNT) berhasil mengamankan barang narkoba total 2.415 gram. (rd/rif)

Posting Komentar