Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : jalan raya Porong bajir, pengguna jalan banyak balik arah. (Istimewah)

Sidoarjo-Memo. Genangan air di beberapa titik wilayah Sidoarjo kembali terjadi. Salah satunya di Jalan raya Porong Lama, jalur arah Sidoarjo-Pasuruan tergenang air. Ketinggian air mencapai 10-20 centimeter, dengan panjang hampir 50 centimeter yang mewarnai jalan di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu.

Hal itu menunjukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo masih belum optimal dalam pembangunan infrastruktur dan penanganan penanggulangan banjir, hingga menuai aneka ragam bentuk aksi ptotes warga.

Kamto (41) warga Desa Siring mengatakan, air yang menggenangi satu jalur tersebut terjadi sejak Rabu (20/4) kemarin. "Sudah tiga hari. Kemarin airnya tidak setinggi sekarang," terangnya, Jum'at (20/4/2018).

Masih lanjut Kamto, dirinya mengaku bahwa selama tiga hari terakhir, kawasan tersebut tidak turun hujan lebat. Debit air di Sungai Ketapang, Tanggulangin yang berada di sisi utara tanggul lumpur juga menurun. 

"Kemarin tidak turun hujan. Sungai yang biasanya meluap, saat ini justru debit air menurun," ungkapnya.

Sementara di Desa Bohar, Kecamatan Taman Sidoarjo. Belasan warga  melepas ikan lele di kubangan jalan yang rusak. Hal itu sebagai bentuk protes warga sekitar atas kinerja Pemkab Sidoarjo yang dinilai lambat. 

"Banyak yang mengalami kecelakaan, khususnya pengendara roda dua," ujar, Zainal salah satu warga. 

Di konfirmasi terkait hal ini Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, Sigit Setyawan enggan menjawab. (rif)

Posting Komentar