Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Pelaku beserta barang bukti saat di pamerkan di Mapolresta Sidoarjo. (Istimewa) 

Sidoarjo-Memo. Kembali Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Sidoarjo tunjukan taringnya dengan melumpuhkan pengedar ganja di wilayah hukumnya. Tersangka pengedar narkoba jenis ganja yakni, Riski Pratam Putra (27) warga Manukan Rejo 11, Blok 4 F, No 8 Tandes Surabaya. 

Penangkapan tersebut berawal dari pengembangan penangkapan sebelumnya pada tanggal 27 Maret 2018 lalu. Di mana Satuan Reserse Narkoba yang dikomandoi Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto ini mengamankan sejumlah pelaku dengan barang bukti 8 kilogram ganja siap edar.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji dalam perss rillis menerangkan, "Penangkapan ini merupakan hasil dari pengembangan atas penangkapan tersangka-tersangka yang berhasil di ungkap oleh Polresta Sidoarjo pada tanggal 27 maret kemarin," tutur, mantan Kasubdit II Ditpid Siber Bareskrim Polri itu, pada media hari Kamis (19/4/2018) dihalaman Mapolresta Sidoarjo.

Lebih jauh Kombes Pol Himawan Bayu Aji menambahkan, pelaku merupakan jaringan antara pulau, setelah aksinya terendus petugas bahwa akan ada pengiriman barang haram tersebut melalui maskapai Lion Air dan lanjut ke Kantor Pos Juanda.

"Barang ini dari Medan di kirim ke Jl Manukan Kulon, Tandes, Surabaya menggunakan maskapai Lion Air. Setelah berada di Kantor Pos Juanda, paketan itu akan dikirim dengan cara Countrol Delivery ke Kantor Pos Tandes, Surabaya. Rencananya, barang ini akan dikirim lagi ke Bali," ungkap, Kapolresta Sidoarjo.

Selanjutnya petugas terus melakukan pemantauan, di saat tersangka hendak mengambil petugas langsung membekuk pelaku. Mengetahui aksinya di pantau petugas pelaku berusaha melarikan diri hingga petugas melumpuhkan dengan cara menebak kaki pelaku.

"Kita tindak tegas terhadap pelaku tindak pidana yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang membahayakan masyarakat," tegasnya.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 14 paket yang masing-masing berisi 800 gram ganja, setelah ditimbang seberat 11,8 kilogram yang disimpan di dalam kardus. Akibat perbuatannya, tersangka bakal terancam pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (2), Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. (rif)


Posting Komentar