Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : tersangka saat diintrograsi petugas. (Mahfud,memo)

Sidoarjo-Memo. Sedang asyik menonton Televisi dirumahnya Ahmad Masruri alias Kabul (34), warga Ngingas Barat RT 35 RW 08, Kecamatan Krian, Sidoarjo dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo. Pasalnya, tersangka Ahmad Masruri alias Kabul kedapatan menyimpan, memiliki barang yang dilarang hukum narkoba jenis sabu.

Penggerebekan bermula dari info masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba, selanjutnya ditindak lajuti oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo.

 "Setelah mendapat informasi, kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,"terang, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto hari Senin (9/4/2018).

Masih lanjut penerima penghargaan Eks Kapolsek terbaik Polrestabes Surabaya ini menambahkan, petugas yang melakukan penggeledahan dirumahnya, berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 10 gram disimpan di dalam kaleng rokok dan diletakkan di kamar tidur. 10 gram itu terdiri 6 pocket, satu pocket berisi 5,11 gram, 1,02 gram, 1.01 gram, 1 gram, 0,98 gram dan 0,98 gram. 
Sehingga total keseluruhan 10 gram narkoba jenis sabu.

Sementara dihadapan petugas, Kabul mengaku bahwa, saat itu ia di telphone oleh seseorang berinisial J. Seseorang berinisial J ini mengatakan bahwa akan ada titipan sabu dari seseorang. Selama barang itu dititipkan, yang bersangkutan diiming-imingi kalau mau menggunakan diperbolehkan asal tidak sering-sering.

"Pelaku J memperbolehkan jika Kabul ingin menggunakan barang tersebut. Pelaku J juga berkata bahwa barang tersebut secepatnya akan diambil oleh pemiliknya dan yang bersangkutan inipun mau,"imbuhnya.

Setelah Kabul mengiyakan, ia langsung disuruh ke Alun-alun Sidoarjo untuk mengambil barang tersebut yang sudah di letakkan dibawah tiang listrik. Barang haram itu langsung ia bawa pulang dan ditengah perjalanan, Kabul di telephone lagi agar barang itu di jadikan 5 pocket.

"Setelah diambil, Kabul langsung menuju di tempat kos milik berinisial D, dikawasan Desa Katerungan, Kecamatan Krian. Saat memisah barang haram itu, Kabul sempat memakai barang itu bersama dua orang berinisial D dan D yang masih buron," pungkasnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Undang-undang N0 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling singkat 5 tahun penjara. (mf/rif)

Posting Komentar