Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro. (Kusmani,memo)

Gresik-Memo. Pelaksanaan Operasi "Tumpas Narkoba Semeru 2018" sebagai mana yang di atensikan oleh Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam pemberantasan Minuman Keras (Miras) itu, langsung diterapkan oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH. SIK. M. Si., hal itu di tunjukan pada hari Senin (24/4/2018) menggelar hasil ungkap dalam Operasi Tumpas Narkoba 2018.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro menyampaikan, jajaranya berhasil 
mengungkap sebanyak 115 kasus dengan 135 tersangka yang saat ini telah menjalani proses hukum di Mapolres Gresik oleh penyidik Sat Narkoba Polres Gresik. Pelaksanaan operasi yang telah berlangsung selama 12 hari dimulai dari tanggal 13 April hingga 24 April 2018 seluruh anggota di jajaran telah bekerja maksimal untuk menekan adanya peredaran narkoba sebagai salah satu target operasi tumpas narkoba dengan melakukan giat razia di lokasi yang ditengarai sebagai tempat peredaran narkoba. 

"Terima kasih kepada anggota dijajaran yang telah bekerja maksimal untuk ungkap kasus narkoba dan peredaran miras di wilayah hukum Gresik", ucap,  Kapolres Gresik pada media.

Selain itu, pihanya juga melakukan penangkapan langsung di lapangan saat melakukan patroli rutin di wilayah hukum masing-masing dengan terlebih dahulu melakukan serangkaian penyelidikan-penyelidikan.

Dengan mengungkap kasus sebanyak 115 dengan 135 tersangka dirincikan dengan sebanyak 114 tersangka merupakan pengedar dan 21 orang tersangka merupakan pengguna. Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan selama operasi tumpas narkoba, petugas telah mengamankan sebanyak 117, 82 gram shabu dan 234 butir pil koplo.

"Saat ini seluruh tersangka telah menjalani proses hukum dan akan segera diajukan ke Pengadilan untuk mengikuti proses hukum selanjutnya."pungkasnya. (kus/rif)

Posting Komentar