Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kepala BNNK Surabaya, AKBP Suparti saat melihat hasil produk WBP Lapas Mojokerto.(Arief,memo)

Mojokerto-Memo. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Mojokerto berkesempatan pamerkan hasil produk olahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di acara Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, yang digelar pada hari Saptu (28/4/2018) di jalan Tunjungan Surabaya.

Lapas Mojokerto yang di undang secara khusus karena di ketahui banyak terdapat hasil produk -produk ekonomi lokal binaan Lapas Mojokerto. Produk ekonomi lokal tersebut berupa Sepatu Santai, Jaket Kulit, Dompet Kulit, Sandal Kulit, dan banyak produk lainya hasil olahan Nara Pidana (Napi) binaan Lapas kelas II B Mojokerto.

Kepala Lapas kelas II B Mojokerto, Muhamad Hanafi melalui Kasi Binadik dan Giatja, Ahmad Nuri Dhuka memaparkan, pihaknya mendapat undangan khusus dari BNNP Jatim di acara pameran dalam rangka "Generasi Emas, Generasi Sehat, Tanpa Narkoba" dalam acara tersebut pihaknya berkesempatan mepamerkan produk olahan asli para Napi yang tentunya atas bimbingan dan binaan Lapas Mojokerto.

"Dalam kesempatan ini kami pamerkan produk ekonomi lokal yang berupa produk unggulan seperti Sepatu Santai, Sandal Kulit, Dompet Kulit, Jaket Kulit asli buatan Napi Lapas Mojokerto,"terang, Kasi Binadik dan Giatja Ahmad Nuri Dhuka pada memojatim hari Selasa (1/5/2018) saat dikonfirmasi melalui Handphonya.

Masih lanjut mantan Kasi Keamanan Lapas kelas II A Delta Sidoarjo ini menambahkan, menurutnya Napi kasus narkoba binaan Lapas kelas II B Mojokerto sangat kreatif dan peka dalam mengikuti binaan dan bimbingan dari Lapas, sehingga menghasilkan produk ekonomi lokal namun bernilai tinggi.

"Lapas kelas II B Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan program binaannya, sebagai wujud untuk meningkatkan swadaya masyarakat sekaligus taraf hidup masyarakat yang bermartabat agar bila bebas nanti Napi bisa kembali diterima ditengah-tengah masyarakat umum,"pungkasnya. (rif)

Posting Komentar