Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kepala DPMD Kabupaten Bangkalan, Mulyanto Dahlan. (Syaiful Ikbal, memo)

Bangkalan-Memo. Terobosan baru di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terkait transparansi pendapatan dan peruntukan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Hal tersebut atas intruksi dari Pj Bupati Bangkalan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mulyanto Dahlan pada hari Jumat (20/4/2018).

Mulyanto menyampaikan, tahun ini pemerintah desa (pemdes) di wilayah Kabupaten Bangkaan di wajibkan mengumumkan pengalokasian dana ke publik. Bisa juga dalam bentuk banner atau baliho.

"Harus terbuka. Pagu anggaran ADD dan DD diumumkan melalui media baliho dan banner di desanya masing-masing," tutur, Mulyanto pada media.

Masih lanjut Mulyanto, pihaknya juga meminta pemerintah desa juga memaparkan melalui papanisasi setiap kali melaksanakan kegiatan fisik berupa infrastruktur di desa.

"Intinya, tahun ini semua harus transparan," tegasnya.

Labih jauh Mulyanto menambahkan, pada 2017 sudah ada beberapa desa yang mengumumkan lewat baliho untuk pagu anggaran DD dan ADD. Namun, tidak banyak. "Tapi, 2018 wajib dibeberkan di baliho," imbuhnya.

Pengadaan banner atau baliho itu juga harus dimasukkan dalam APBDes. Supaya peruntukan bantuan tersebut benar-benar tepat. 

"Pembuatan banner juga harus dianggarkan,"tangdasnya.

Hal ini bertujuan, agar masyarakat bisa melihat secara langsung dan ikut mengontrol realisasi program yang bersumber dari DD-ADD tersebut. Selain itu agar meminit terjadinya penyimpangan. Kini instruksi itu sudah dilayangkan ke 173 desa se-Bangkalan. Nanti manakala tahap pertama DD-ADD dicairkan, pemdes harus segera membuat baliho pengumuman peruntukan pagu anggaran. (si/rif)

Posting Komentar