Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Bojonegoro, Ninik Sumiarti bersama SKPD saat rapat. (Kasbulaah,memo)

Bojonegoro-Memo. Sehat adalah hal yang sangat dibutuhkan baik untuk mendukung aktifitas fisik maupun lainnya. Untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang semakin meningkat diperlukan beragam cara dan intervensi. Oleh karenanya Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Instruksi Presiden  Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. 

Seperti hari ini sebagai tindak lanjut Inpres Nomor 1 Tahun 2017, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan menggelar rapat bersama lintas sektoral.
Rapat yang berlangsung di Creative  bertempatkan di Room lantai 6  ini dihadiri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dan tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Bojonegoro, Ninik Susmiarti, SKM, MM.Kes dalam sambutannya menyampaikan, gerakan hidup sehat yang melibatkan banyak Satuan Kerja (Satker) yakni 18 Satker . Germas dilatar belakangi terjadi perubahan pola penyakit, meningkatnya angka kesakitan dan kematian penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular itu antara lain kanker, jantung, Diabetes, dsb membutuhkan pembiayaan yang tinggi untuk penyakit katastropik. 

"Meningkatkan derajat kesehatan khususnya penyakit non menular ini jauh lebib berat jika dibandingkan penanganan penyakit menular. Kondisi ini dipengaruhi oleh gaya hidup utamanya kurang aktifitas fisik, kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Terlalu sering dengan tinggi kalori dan tinggi lemak itu bisa memicu kanker sehingga penyakit katastropik ini melonjak,"ungkap, Ninik Susmiarti pada hari Kamis (26/4/2018).


Masih kata Kepala Dinkes Pemkab Bojonegoro memaparkan, Pembiayaan penyakit tidak menular ini sangatlah tinggi. Untuk mencegah katastropik dicanangkan gerakan masyarakat hidup sehat.

"bahwa Germas ini adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama - sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup."imbuhnya.

Kegiatan Germas ini antara lain dengan melakukan aktifitas fisik, makan buah dan sayur setiap hari dan melakukan cek kesehatan secara berkala. Diakhir sambutannya Kadinkes berharap, agar peran beberapa sektor ini bisa dioptimalkan.  menjelaskan bahwa untuk menuju Germas ini setidaknya ada 7 hal yang pertama peningkatan aktifitas fisik, memgkonsumsi buah dan sayur setiap hari, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksakan kesehatan secara rutin, hal lain adalah memperhatikan lingkar perut kita. Pola hidup sehat salah satunya adalah jambanisasi, dari 28 Kecamatan di Bojonegoro baru ada 6 kecamatan yang ODF. (kas/rif)

Posting Komentar