Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : Ilustrasi

Bangkalan-Memo. Warga Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur, digegerkan oleh kejadian penganiayaan disertai kekerasan dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) pada hari Saptu (28/4/2018). Korban pembacokan yang diketahui bernama Mujiburrahman adalah seorang dosen di Universitas STIT AL-Ibruhimy Bangkalan, juga sebagai Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Galis, Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Bobby Tambunan membenarkan kejadian pembacokan tersebut diwilayah hukumnya, bahwa korban pada saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari mengajar. Saat berada di lokasi kejadian, mendadak dua orang tak dikenal membacok korban.

"Nah sekarang kita masih melakukan penyelidikan dan mencari saksi-saksi," terang, Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Tambunan pada media hari Sabtu (28/4/2018).

Kapolres Bangkalan menambahkan,
Kejadian pembacokan terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan sepi. Korban juga diketahui merupakan Dosen di STIT AL-Ibrohimy Bangkalan.

"Saksi warga setempat, tapi tidak melihat. Mereka hanya mendengar permintaan tolong kemudian ditolong oleh warga,"ungka, mantan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim ini.

Disinggung kejadian ada hubungannya dengan proses Pilkada yang tengah berlangsung, mengingat korban merupakan pejabat PPK, pihaknya masih belum bisa memastikan karena masih dakam penyelidikan petugas.

Sementara petugas untuk sementara Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa pakaian dan telepon genggam milik korban. Kondisi korban saat ini tengah dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan.

Diwaktu yang berbeda Humas Polres Bangkalan, AKP Bidarudin menambahkan, korban saat dalam kondisinya kritis. Pihak rumah sakit  merujuknya ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Sampai saat ini, apa motif dari kasus pembacokan tersebut masih didalami dan penanganan Polres Bangkalan. (si/rif)

Posting Komentar