Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Wisata pancing Joyo Samudro, Kalanganyar, Sedati Sidoarjo. (Rudi Yustawan,memo)

Sidoarjo-Memo. Tempat wisata pancing Joyo Samudro terletak di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Menjadi tempat jujukan bagi Fishing Mania (hobi memancing).

Desa Kalanganyar merupakan salah satu tempat wisata pancing terbesar di Sidoarjo. Disini banyak sekali kolam pancing ikan Bandeng dan Mujair bahkan mencapai ratusan kolam pancing.

Salah satunya tempat wisata pancing di Joyo Samudro, milik H. Santuso. Di kolam pancing ini, para pengunjungnya akan dimanjakan dengan tarikan ikan bandeng atau yang sering disebut ikan terpedo. 

Pengunjung pecinta pancing yang datang ditempat wisata Joyo Samudro berbaur jadi satu baik bermobil ataupun yang berkendara motor. Diwisata ini yang masih sangat asli suasana alamnya menambahkan susana keakraban antara pengunjung satu dengan lainya.

Banyak masyarakat asli Sidoarjo bahkan dari luar Sidoarjo memancing di Desa Kalanganyar ini, meski hanya untuk sekedar membuang penat dikala banyaknya pekerjaan di kantor.

Suasana alam yang masih asli itu juga dinikmati oleh Arief salah satu Fishing Mania (Hobi Mancing), diwisata pancing Joyo Samudro ini selain isi ikannya berkualitas bagus tidak bau tanah kalau dimasak, juga enak untuk tempat melepas lelah di akhir pekan (weekend).

"Kalau jelang weekend gini, saya mancing untuk menghilangkan stres mas," tutur, Aref (42), salah satu warga asal Surabaya, Sabtu (17/3/2018).

Saat memancing, dirinya tidak sendiri. Ia berangkat sejak pukul 08.00 WIB bersama anaknya Farhan Rafael Rahmadaniar (8th). "Lumayan bisa membuat senang anak-anak," tambahnya.

Tiket masuk ke dalam kolam pancing ini gratis. Hanya saja kalau mendapatkan ikan, hasilnya akan ditimbang. Per kilonya untuk ikan bandeng cukup merogoh kocek Rp 35 ribu.

"Selain senang, harganya juga cukup murah kalau dibandingkan harga ikan bandeng di pasar," imbuhnya.

Hal sama yang diungkapkan Hanafi (51), warga Sepanjang, Sidoarjo. Ia memancing untuk mengisi waktu liburan saja. Ikan mujair lokal (cepret) menjadi targetnya, karena murah dan rasanya gurih. "Ya kalau pas liburan saja mancing," katanya

Sementara itu, kolam seluas 9,600 hektar yang dikelola oleh Supri (35), anak kedua Santuso ini, ramai dikunjungi waktu jelang weekend. "Pemancing bisa nyampai ratusan," katanya.

Ia menambahkan, ikan hasil memancingnya saat akan pulang, ditimbang. Untuk ikan bandeng baik ukuran kecil maupun besar, perkilogramnya hanya Rp 35 ribu. "Kalau mancing mujair, harian. Perharinya Rp 10 ribu," terangnya.

Bagi pemancing yang tidak mempunyai alat pancing, tidak usah khawatir. Kolam pancing ini juga menyediakan persewaan alat pancing. "Sewa satu pancing hanya Rp 10 ribu," terangnya.

Ia menjelasakan, kolam pancing miliknya ini di buka mulai pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 18.00 WIB. "Hari biasa maupun weekend, tutupnya tetap jam 6 sore," pungkasnya. (rd/mth)

Posting Komentar