Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : 22 tersangka saat dikeler dihalaman Mapolresta Sidoarjo. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo kembali tunjukan taringnya dalam pemberantasan narkoba. Hal itu ditunjukan dalam kurun waktu satu minggu unit narkoba yang dikomandoi oleh Kasat Narkoba, Kompol Sugeng Purwanto berhasil mengungkap 19 kasus diwilayah hukum Polresta Sidoarjo.

Panen tangkapan itu, tentunya tak lepas dari kerja keras serta petunjuk dari Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji selaku pimpinan. Dari 19 kasus tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo berhasil membongkar jaringan, pengedar, dan pemakai terdiri dari 22 tersangka.

Kombes Pol Himawan Bayu Aji menyatakan, dari semua tersangka, ada sejumlah jaringan yang dikehui jaringan cukup besar dengan jumlah barang bukti 129 gram sabu dari tangan YD (35) warga Sidoarjo Kota. Selain itu barang bukti daun setan atau ganja didapat dari tersangaka WA dan YS.

"Dari hasil penyidikan menunjukkan para tersangka ini masuk dalam kelompok jaringan pengedar wilayah Krian, Jabon dan jaringan wilayah Candi. Barang yang dikirimpun dalam jumlah besar namun dikemas dan diedarkan dalam bentuk paket."terang, Akpol 1995 itu pada media hari Rabu (21/3/2018).

Lebih jauh mantan Kasubdit II Dittpid Siber Bareskrim ini memaparkan, pihak akan terus berupaya mengembangkan hasil pengungkapan jaringan ini dengan mengidentifikasi adanya kemungkinan lain dalam kasus ini. Serta melakukan evaluasi karena dianggap masih banyakanya peredaran narkoba di Sidoarjo.

"Barang narkotika ini berasal dari luar kota. Masuk di kalangan menengah di Sidoarjo. Ini masih analisa penyidikan. Sekarang kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait mulai BNN, Polda Jatim dan polres-polres lain untuk mengantisipasi segala kemungkinan," terang, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Sementara Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan oleh petugas berupa ganja 455 gram, sabu 177, 96 gram, dan uang Rp. 350.000. Atas perbuatanya kini tersangka terancam dijerat Pasal 111 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (1), dan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (rif)

Posting Komentar