Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Unit Reskrim Polsek Wonoayu  saat memusnakan Barang Bukti. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Ribuan pil Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) dimusnahkan. Sebanyak 5.355.000 hasil penggerebekan di sebuah rumah daerah Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo pada hari Kamis (1/3/2018) dimusnahkan oleh petugas di Mapolsek Wonoayu.

Dalam pemusnahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji menjelaskan, pemusnahan jutaan barang bukti itu menggunakan tiga alat mixer dan dicampur dengan semen. Tujuannya agar tidak dapat dimanfaatkan lagi. Setelah itu barang bukti tersebut akan ditimbun ke dalam tanah. 

"Biasanya pemusnahan yang kami lakukan di blander. Tapi, karena barang bukti ini terlalu banyak, maka kami giling dan dicampur dengan semen supaya terkontaminasi dan agar tidak dapat digunakan lagi," papar, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Hinawan Bayu Aji pada memojatim.

Lebih lanjut Kombes Pol Himawan Bayu Aji menambahkan, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai peredaran narkoba dilingkungan masing-masing. Apabila mendapati informasi apapun terkait peredaran narkoba, supaya sesegera mungkin melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat.

"Apabila mengetahui informasi apapun terkait narkoba, kami himbau agar segera lapor ke polisi agar dilakukan pemeriksaan dan tindak lanjut," pungkas, Mantan Kasubdit V Dittipideksus Bareskrim Polri tersebut.

Sementara agar masyarakat mengerti apa itu pil PCC, pil PCC adalah obat yang berasal dari campuran paracetamol, caffeine, dan carisoprodol. Pil ini memang memiliki efek samping yang bisa membahayakan jiwa. Pil ini sebenarnya legal dan pembeliannya harus menggunakan resep dokter. (rif)

Posting Komentar