Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro beserta rombongan saat menjenguk Maulana. (Kusmani,memo)

Bojonegoro-Memo. Sungguh malang nasib Rahmad Maulana bayi berusia 3 bulan mengalami kelainan di kepalanya. Anak dari pasangan Ahmad Kusen dan Pasinah warga asal Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro itu terdapat benjolan dikepalanya, penyakit yang dialami Maulana sudah terditeksi sejak dalam kandungan. Namun, hingga kini masih belum bisa diketahui apa penyakit yang dialami bayi malang tersebut.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH., SIK., M.Si bersama Pejabat Utama (PJU) Polres dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Sistri Wahyu Bintoro dan Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bojonegoro mengunjungi sekaligus memberikan bantuan sosial kepada Maulana.

Bantuan diserahkan langsung ke orang tua Maulana pada hari Kamis (22/03/2018) siang sekitar pukul 12:30 WIB. di RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten  Bojonegoro tempat Maulana (3 bln) akan menjalani perawatan.

Dalam kunjungannya menjenguk Maulana, Kapolres Bojonegoro beserta rombongan saat tiba langsung didampingi oleh Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo menuju keruang IGD guna memastikan penanganan segera untuk maulana.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro menyampaikan, giat bhakti sosial ini merupakan bentuk implementasi program "Polisi Peduli" yang selama ini dijalankan oleh Polres Bojonegoro yang peduli terhadap sesama, baik itu orang yang tidak mampu, warga yang tidak memiliki rumah yang layak dan kali ini kepada warga yang sedang kesusahan untuk mengobatkan anaknya.

"Kami akan semaksimal mungkin mengawal pengobatan Maulana dengan berkoordinasi kepada pihak dokter dari RSUD dan RS Bhayangkara Wahyu Tetuko demi kesembuhan Maulana agar bisa normal kembali,"ucap, orang nomer satu di Mapolres Bojonegoro itu.

Masih lanjut Akademi Polisi (Akpol) 98 itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan RSUD dan meminta pendampingan dari dokter RSUD dan RS Bhayangkara Wahyu Tetuko guna membantu perawatan Maulana. 

"Kami akan tetap berkoordinasi dengan pihak dokter bahkan jika harus dirujuk ke Surabaya," tuturnya.

Lebih jauh Kapolres yang dikenal dengan Kreatif dan Inovatif ini berharap, dengan ini Maulana bisa mendapatkan perawatan yang maksimal dan segera bisa mendapatkan kesehatan seperti layaknya bayi yang normal dan sehat. (kus/rif)

Posting Komentar