Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Warga datang ngeluruk RS Kusuma Husada Hospital. (Abd Halim,memo)

Pamekasan-Memo. Dianggap menyalai aturan pembangunan Rumah Sakit Kusuma Husada Hopital ditolak warga. Warga menilai proses pelaksanaan pembangunan rumah sakit swasta yang berada di jalan Ponorogo, Kabupaten Pamekasan madura Jawa Timur itu banyak regulasi persyratan yang dilanggar.

Sebelumnya warga menolak atas dibangunnya gedung Rumah Sakit (RS) Kusuma Husada Hospital. Kini ijin operasionalnya juga dipermasalahkan oleh warga. Pasalnya, warga menuding pihak managemen rumah sakit Kusuma Husada Hospital telah melakukan pemalsuan tanda tangan, karena warga merasa tidak pernah menyetujui berdirinya rumah sakit tersebut.

Salah satu perwakilan warga Abdul Razak warga Jalan Ponorogo, Kelurahan Lawangan Daya (Lada) Kecamatan Pademawu, Pamekasan mengaku, masyarakat secara tertulis membuat pengaduan ke Mapolres Pamekasan perihal tanda tangannya yang dipalsu oleh pihak rumah sakit.

"Pihak Kusuma Hospital telah melakukan pemalsuan tanda tangan terhadap warga sekitar," terang, Abdul Razak, pada hari Senin (26/03/2018). 

Pemalsuan tersebut menurutnya, dilakukan pihak rumah sakit guna memenuhi syarat perijinan. Baik pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB) dan gangguan (HO). 

Masih lanjut Razak berharap, Polres Pamekasan serius menangani kasus yang ia laporkan sesuai prosedur yang ada. Warga menilai berkas yang dilakukan untuk mengurus izin dari rumah sakit sudah cacat hukum dan ilegal.

Ditempat terpisah, Direktur Rumah Sakit Kusuma Husada, Tri Susandri Julianto berjanji akan mengambil langkah terbaik agar permasalahan bisa cepat teratasi. Sehingga bisa menghadirkan manfaat bagi warga yang membutuhkan. 

"Adanya dugaan pemalsuan tanda tangan seperti yang dilaporkan, kami tidak bisa berkomentar. namun, jika ada panggilan dari polisi kita siap datang untuk menjelaskan," tutur, Tri Susandri Julianto.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno melalui Kanit IV Iptu Anwar Subagyo membenarkan adanya aduan yang dilakukan oleh warga sekitar Kusuma Hospital. "Iya betul, ada masyarakat yang melakukan pengaduan. Dan kami masih mendalami,"pungkasnya, pada media. (ah/rif)

Posting Komentar