Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Rumah Sakit Kusuma Husada Hospital Pamekasan. (Istimewa)

Pamekasan-Memo. Pembangunan rumah sakit Kusuma Husada Hospital setelah ada penolakan dari warga kini jadi sorotan DPRD Kabupaten Pamekasan. Komisi IV DPRD Pamekasan yang membidangi kesehatan, turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung proses pembangunan rumah sakit swasta tersebut.

Inspeksi Mendaddak (Sidak) rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan guna memastikan benar tidaknya adanya pelanggaran yang selama ini sering diberitakan. Ketua Komisi IV, Sahur menyatakan, ditemukan melanggar regulasi yang berlaku. Salah satunya penyidiaan lahan parkir yang dinilai tidak memadai.

"Katanya ada lahan parkir di depan rumah sakit ini, tapi mana? Kalau hanya seperti ini paling bisa nampung beberapa mobil saja," tegas, Ketua Komisi IV, Sahur pada media.

Sementara ditempat berbeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Pamekasan, Amin Jabir juga menguraikan hal yang sama, Pihaknya walau telah melakukan pembinaan ke managemen RS Kusuma Husada Hospital masih saja tidak dihiraukan.

"Kami datang memberikan pembinaan. Tapi pihak menajemen berdalih sudah menyediakan lahan khusus parkir yang nantinya akan bekerjasama dengan instansi lain," terang, Amin Jabir pada hari Senin (26/3/2018).

Labih jauh Amin Jabir menambahkan, pihaknya selalu melakukan pengawasan, bahkan beberapa kali menegur konstruksi bangunan yang sebelumnya dikatakan akan dibuat ruang terbuka untuk lahan parkir. Namun, fakta di lapangan ruang terbuka itu ditutup tembok menjadi ruang pelayanan. Hingga muncul penolakan dari warga setempat atas pembangunan rumah sakit tersebut. Berikutnya lanjut Amin Jabir, akan mengambil tindakan tegas dengan melayangkan surat teguran secara bertahap. (rif)

Posting Komentar