Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : sebanyak 646 tim gabungan Bandara Internasional Juanda saat mengikuti simulasi keselamatan. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Tragis pesawat Peacok Air mengalami kecelakaan di Bandara Intenasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada hari Kamis (15/3/2018) malam. Bandara Internasional Juanda mendadak digegerkan oleh sebuah pesawat dengan kode penerbangan JBL-095 itu mengalami kecelakaan karena gagal melakukan take off dari runway 10 Bandara Internasional Juanda.

Kecelakaan pesawat itu disebabkan pecah ban sehingga pesawat swing ke kiri dan terhempas disekitar pond sebelah timur bandara juanda. Akibatnya, 30 penumpang meninggal, 52 penumpang luka berat, 69 penumpang luka sedang dan 70 penumpang luka ringan.

Menurut pantauan di lokasi, sebanyak 646 tim gabungan Bandara Internasional Juanda langsung melakukan evakuasi korban, baik yang meninggal maupun luka-luka dengan cepat dan tanggap.

Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose menegaskan, simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat yang digelar ini, diharapkan masing-masing stakeholder di Bandara Juanda dapat melakukan penanganan dengan baik. Latihan ini juga sebagai upaya memaksimalkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.

"latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-95 yang diselenggarakan oleh PT Angkasa Pura I. Kami lakukan pada malam hari, guna melatih kesigapan para personil dan kesiapan peralatan pendukung,"tutur, Wendo Asrul Rose pada media.

"Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama karena terkait dengan keselamatan jiwa manusia. Untuk itulah latihan semacam ini perlu dilakukan," imbuhnya.

Hingga akhir pelaksanaan giat simulasi tersebut berjalan dengan aman dan lancar. (rif)

Posting Komentar