Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Ilustrasi

Jombang-Memo. Tempat hiburan malam masih diindentikan tempat yang subur untuk peredaran narkoba. Terbukti di Jombang Jawa Timur, Tiga perempuan muda berparas cantik terpaksa digiring polisi karena kedapatan sedang membawa, menyimpan serta menggunakan barang haram yang dilarang hukum. 

Ketiganya kedapatan sedang asyik mengkonsumsi narkotika jenis sabu di sebuah kamar kos di wilayah Desa Sengon, Kecamatan Sengon, Kabupaten Jombang.

Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Hasran menyampaikan, Semua wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu atau Promotion Relation (Purel) itu diciduk petugas pada Jum'at (9/3/2018), sekitar pukul 23.00 WIB. 

"Para pelaku tertangkap tangan melakukan pesta sabu,"tutur, AKP Hasran pada memojatim.

Lebih jauh, masih kata AKP Hasran, ketiganya diamankan jajaran Polres Jombang tersebut, yakni WI (20), pemandu lagu yang tinggal di Kelurahan Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Lalu, ada NNA (19), ladies cafe asal Kecamatan Kepatihan, Kabupaten Jombang. Sedangkan DLS (30), asal Desa Keraton Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. 

Namun salah satu tersangka yakni, NNA ini pernah mendekam di penjara atas kasus yang sama.

"Mereka terbukti tanpa hak memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I bukan tanaman (Sabu),"ungkapnya, pada media pada hari Senin (12/3/2018).

Masih lanjut AKP Hasran mengatakan, selain mengamankan tiga pelaku penyalahgunaan narkoba, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Antara lain 1 plastik klip berisi 0,30 gram sabu, 1 pipet kaca, serta 2 sedotan plastik sebagai scrop dan 1 pack sedotan plastik. Selain itu, ada 1 korek api warna kuning yang berfungsi sebagai kompor, 1 buah gunting warna hitam dan seperangkat alat hisap sabu.

Kini Ketiga perempuan budak narkoba tersebut, bakal terancam dijerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (rif)

Posting Komentar