Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : pelaku Desy Ayu Indriani, saat digelandang di Mapolsek Karangpilang Surabaya. (Abd Latif,memo)

Surabaya-Memo. Berkat kejelian unit Reserse Kriminal Polsek Karangpilang Surabaya, teka-teki siapa pelaku pembunuh Fendik Tri Oktasari (27), warga Sawah Gede 1 No.32, Kedurus, Karangpilang Surabaya, akhirnya terungkap. 

Berakhir sudah skenario sandiwara Desy Ayu Indriani (26) diujung jeruji besi Polsek Karangpilang, Polrestabes Surabaya. Berawal dari banyaknya kejanggalan saat dilakukan penyelidikan atas meninggalnya korban Fendik Tri Oktasari diruang tamu rumahnya sendiri. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh istrinya yakni Desy Ayu Indriani (26) pada hari Saptu (24/3/2018) lalu, sekitar pukul 03:30 wib.

Saat ditemukan jasad korban dengan kondisi posisi berlutut serta leher terlilit seutas tali, mulut dilakban dan handset melekat ditelinganya. Selain itu, unit Reserse Kriminal (Reskrim) yang dikomandoi oleh Kanit Reskrim, Iptu Marji Wibowo tentunya atas petunjuk dan arahan Kapolsek Karangpilang, Kompol Noerijianto juga menemukan buku harian korban. Didalam buku bertuliskan kekecewaan korban terhadap istrinya, yang diduga ditulis oleh korban sendiri.

Berdasarkan kejanggalan dan hasil otopsi penyidik menemukan Dua luka akibat benturan keras benda tumpul dibagian belakang kepala korban. Selanjutnya Desy diintrogasi oleh penyidik dan mengakui kalau dia (Desy,red) yang membunuh suaminya.

"Kami interogasi dia (Desy, red). Dan akhirnya dia mengakui telah membunuh suaminya dengan sebuah palu,"terang, Kapolsek Karangpilang, Kompol Noerijanto, pada memojatim hari Sabtu (31/3/2018). 

Masih lanjut Kompol Noerijianto, tim penyidik menelusuri barang bukti sebuah palu yang digunakan untuk menghabisi korban.

"Setelah memukul kepala suaminya hingga tewas, tersangka kemudian membuat skenario seolah-olah korban bunuh diri,"ungkap, Noerijanto.

Dihadapan penyidik tersangka Desy mengaku, sebelumnya terlibat cek cok dengan korban lantaran dikejar-kejar hutang senilai Rp.15 juta hingga Desy tega membunuh suaminya sendiri.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas berupa Tali, Palu, Pisau, dan Lakban. Kini atas perbuatanya tersangka bakal terancam Pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun. (al/rif)

Posting Komentar