Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Tambaksari. (Abd Latif,memo)

Surabaya-Memo. Kemuliaan profesi seorang wartawan kembali tercoreng atas perbuatan wartawan gadungan alias 'abal-abal'. Bagaimana tidak dikatakan demikian,. Maulana Sades Panjaitan (46), warga asal Jl. Bulak Sari,  Wonokesumo,  Semampir Surabaya, yang mengaku dari Koran Mingguan Tabir Nusantara itu, berhasil diamankan polisi usai nyolong  dompet dan ponsel seorang dokter di lingkungan kerja rumah sakit Dr.  Soetomo, Jl. Karangmenjangan, Selasa (27/2018).

Informasi yang dihimpun, awalnya, Senin (26/2/2018) siang sekira pukul 13.00, korban, dokter muda Dita Rahmatika, 24 asal Gresik mengeluh kehilangan dompet dan ponselnya yang tersimpan di ruangan Alumni FK Unair. Padahal, korban baru saja meninggalkan barangnya untuk sholat di musallah lingkungan kerja rumah sakit. 

Mendengar laporan tersebut, staff FK Unair langsung mengecek rekaman CCTV dalam ruangan. Ternyata dalam rekaman tersebut terekam aksi pencurian dilakukan oleh tersangka.
"Saat kami tunjukkan rekaman CCTV pelaku tak bisa mengelak. Anggota bersama staff kampus langsung mengamankannya," ujar Kompol Prayitno, Kapolsek Tambaksari, Selasa (27/2/2018).

Unit Reskrim Polsek Tambaksari segera mendapat laporan dari salah satu Staff FK Unair bahwa telah terjadi pencurian. Lewat CCTV petugas cukup mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Keberadaan tersangka sendiri tidak jauh dari lokasi FK Unair. sebuah dompet dan Hp di ruang Alumni FK. "Saat itu pelaku juga masih membawa hp hasil curian serta sempat membuang dompet warna kuning hasil curian saat akan di tangkap," ujar, Kapolsek Prayit.

Dengan sejumlah barang bukti (BB),  diantaranya HP merk Lenovo K3 Note, sebuah dompet warna kuning berisikan: 2 buah anting emas dg berat 1 Gram, ATM BCA, ATM Bank Mandiri, ATM Bank Niaga, Kartu Koperasi, Kartu Matahari, Kartu Indo Grosir,  lantas tersangka digelandang ke Polsek Tambaksari Surabaya. 

Selain barang bukti tersebut diatas,  polisi juga mengamankan ID Card Press Surat Kabar Umum Tabir Nusantara dengan pengait terdapat logo Unair Surabaya. Kartu identitas ini dikenakan pelaku saat diamankan oleh petugas. 

Lebih lanjut Kapolsek Prayitno, mengatakan, benda milik korban (dokter muda) itu ada di depan matanya saat sedang masuk ruangan di ruangan yang sama. Merasa mendapat kesempatan akhirnya diembatlah barang korban.

"Pelaku ini gelap mata saat melihat barang berharga tergeletak begitu saja di depan matanya. Kondisi juga sepi akhirnya dia ambil barang itu," pungkasnya.

Kini atas perbuatanya pelaku bakal menjalani proses hukum lebih lanjut. (al/rif)

Posting Komentar