Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Fota : Dua pelaku saat diamankan diMapolres Bangkalan. (Abd Salam,memo)

Bangkalan-Memo. Tim gabungan Polsek Socah dan Buru Sergap (Buser) Polres bangkalan berhasil menangkap dua penganiaya terhadap korban Muhammad Sirin hingga tewas. Dua pelaku yang diketahui adalah bapak dan anak itu adalah, Mulyadi (27) dan Hamsah (44) kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah di Desa Bilaporah pada pukul 20.30 wib, hari Rabu malam, 24 Januari 2018.

Penangkapan penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha, pihaknya setelah menerima laporan itu langsung menerjunkan anggotanya untuk memburu pelaku guna mempertanggungkan perbuatannya.

"Mereka masih diperiksa secara intensif, untuk mengungkap para pelaku lain," terang, Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha dihalaman Polres Bangkalan.

Dihadapan petugas tersangka  mengaku tega melakukan penganiayaan lantaran, memergoki korban berduaan di rumah mertuanya di Desa Lengguleng sekitar pukul 03.00 WIB selasa dini hari. Saat itu, dia langsung mengambil celurit untuk menghabisi korban (Sirin) namun saat itu korban berhasil kabur.

"Saya lalu ceritakan ke bapak, dan sepakat mendatangi Sirin esok harinya," aku, salah satu pelaku.

Sebelum menyerang korban, pelaku mengamati lebih dahulu aktivitas di rumah korban. Setelah, dipastikan Sirin berada di rumah, mereka mendatanginya. Namun hanya berjumpa istri dan anak Sirin. Istri Sirin pun diminta pergi menjauh baru kemudian menyerang.

Setelah rumah digeledah Sirin tak temukan, ternyata korban diketahui sembunyi di Plafon. Para pelaku lantas mengambil bambu dan menjebol asbes. Karena terdesak, Sirin berhasil keluar dari plafon dan pindah ke atap. Melihat Sirin di atap, seorang pelaku menembaki sirin dengan senapan angin.

Tak puas, para pelaku kemudian mengambil tangga dan naik ke atap. Saat itulah Sirin dibacok hingga terkapar. Setelah diperkirakan tewas, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi.

"Saya tidak menyesal, saya puas menghabisi dia, karena sudah selingkuh dengan istri saya, saya siap menanggung hukuman apa pun," sesal, tersangka Mulyadi dihadapan petugas.

Kini tersangka bapak dan anak ini bakal menjalani proses hukum lebih lanjut, guna mempertanggungjawabkan perbuatanya. (as/rif)

Posting Komentar