Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kepala Dinas Olaraga Kebudayaan dan Pariwisata Sidoarjo saat dilokasi. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Kabar penemuan situs cagar budaya diduga peninggalan kerajaan Majapahit di Dusun Kedung Klinter, Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Sabtu (3/2) kemarin, menarik perhatian Kepala Dinas Olaraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Joko Supriyadi untuk datang melihat langsung situs tersebut. Dilokasi Joko menilai situs itu memiliki potensi sebagai tempat wisata bersejarah. Potensi tersebut terlihat dari banyaknya temuan-temuan artefak di lokasi temuan.

Nah, dengan temuan-temuan yang nantinya akan diletakkan di museum rencananya dibuat pihak desa, maka otomatis memicu masyarakat umum dan pelajar untuk mengunjunginya, walau sebatas menambah ilmu kesejarahan.

"Dilokasi kan banyak temuan artefak. Nah dengan adanya itu, membuat warga penasaran untuk melihatnya sehingga merangsang masyarakat lain untuk datang walau sebatas penasaran," terangnya, pada memojatim hari Jumat (9/2/2018).

Meski demikian, ia harus tetap menunggu hasil rekomendasi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jatim (BPCBJ). 

"Nanti kalau sudah ada rekomendasi akan kita manfaatkan besama dari segi sisi pariwisata," ungkapnya.

Terkait penggalian lanjutan untuk mengetahui lebih jauh dan mencari situs-situs yang lain, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan akan hal itu.

"Untuk penggalian lanjutan, kami serahkan kepada BPCBJ," pungkasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, berawal dari juru kunci makam setepat menemukan bongkahan batu. Setelah digalih lebih dalam, ternyata berbentuk seperti pondasi yang diduga peninggalan kerajaan Majapahit. (rif)

Posting Komentar