Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kali Ketapang Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Tiga desa menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun. Dari pantauan memojatim tiga desa yang selalu dilanda banjir ini yakni, Desa Kalitengah, Desa Gempolsari, dan Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Hal itu dikarenakan, dari pembuangan lumpur lapindo ke sungai Kali Ketapang yang berada disebelah Selatan desa tersebut. Akibatnya, desa sekitar Kecamatan Tanggulangin itu direndam oleh banjir.

Salah satu perwakilan warga, Ahmad saat ditemui media menyampaikan, bahwa sebelumnya warga sudah menyampaikan protes kepada Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) dan meminta agar sungai Kali Ketapang untuk sesering mungkin dilakukan normalisasi. 

"Paling tidak setahun sekali di keruk endapan lumpurnya, agar saat turun hujan tidak terjadi banjir,"tutur, Ahmad pada memojatim.

Selain itu warga juga meminta pihak PPLS melakukan penyedotan genangan air banjir imbas dari sungai.

"Kalau hujan turun, Gempolsari sering banjir, Karena air saluran yang mengalir ke Kali Ketapang, cenderung kembali. Dangkalnya sungai mengakibatkan tidak mampu menampung volume air," ungkapnya, pada hari Senin (12/2/2018).

Sementara Koordinator Penanganan Tanggul Lumpur Sidoarjo (PPLS) Agus Winarko mengaku sudah mendapat keluhan dari warga. Warga minta agar segera dilakukan pengerukan pada Sungai Ketapang. 

"Benar, warga kemarin meminta agar kami melakukan pengerukan terhadap sungai Kali Katepang," terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya menangani lumpur semaksimal mungkin, termasuk menangani sungai yang dangkal. 

"Satu pompa sudah kami fungsikan untuk menyedot air yang menggenang di jalan raya porong. Sedang untuk sungai, kami sudah mengerahkan kapal keruk untuk melakukan normalisasi," imbuhnya. (rif)

Posting Komentar