Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : razia kos dan tempat hiburan. (Istimewa)

Surabaya-Memo. Penggalakan Rumah Hiburan Umum (RHU) pada hari Rabu (21/02/2018) malam dilaksanakan oleh petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Unit Tipiring Polrestabes Surabaya. Razia yustisi di sejumlah kos-kosan di jalan Dukuh kupang utara dan Dukuh kupang timur surabaya digelar untuk mengatisipasi tindak perbuatan asusila yang dilakukan oleh pasangan bukan suami istri.

Dari pantauan, informasi didapat razia kali ini, Petugas mencari sasaran rumah kos mewah yang disinyalir di huni oleh pasangan bukan suami istri di jalan dukuh kupang timur namun sayangnya, dalam operasi tersebut tidak ditemukan satupun pasangan terjaring razia yustisi.

Selanjutnya, Petugas gabungan menyisiri rumah kos mewah di jalan dukuh kupang utara, disini petugas melakukan pemeriksaan satu per satu penghuni kamar kos

"selamat malam, permisi maaf menganggu, kami dari (satpol pp) surabaya ingin memeriksa identitas ktp," Ucap salah satu petugas satpol pp surabaya.

Razia yustisi dipimpin oleh Kasi Operasional dan penindakan satpol pp surabaya, Joko Wiyono tersebut temukan 1 pasangan berada di dalam kamar kos saat diperiksa menunjukan bukti surat keterangan nikah siri yang ditunjukan pada petugas.

"Tadi ada 1 pasangan menunjukan bukti surat keterangan nikah siri," Ujarnya, pada media.

Usai melakukan razia yustisi di dua tempat rumah kos, petugas gabungan melanjutkan razia di bar and resto Happy karaoke di jalan Arjuna surabaya, Di sini petugas melakukan BAP lantaran temukan pelanggaran pengunjung minum minuman berakhol berada di dalam room karaoke.

"Setiap pengunjung karaoke tidak diperbolehkan (dilarang) minum minuman keras berada di dalam room karaoke, harusnya minum di tempat hall terbuka,"tegasnya.

Kegiatan penggalakan RHU ini akan terus dilaksanakan dengan tujuan sebagai antisipasi maraknya tempat hiburan yang melanggar dan yustisi. (al/rif)

Posting Komentar