Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : pasangan Warsito - Moeljadi (Wali) saat diarak saat menuju gedung KPU. (Rudi Yuswanto,memo)

Mojokerto-Memo. Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Warsito-Moeljadi (Wali) tampil mewarnai pesta demokrasi kota Mojokerto di tahun 2018 mendatang. 

Paslon yang diusung oleh partai PKS, PAN, dan Hanura ini yakin dengan membawa misi perubahan menuju kota Mojokerto lebih baik, optimis akan maraih hati masyarakat kota Mojokerto.

Sekretaris DPD Gerakan Muda (Gema) Hanura Jatim, Agus Alam Jaya saat ditemui menegaskan, pihaknya siap bekerja all out untuk pemenangan paslon Warsito-Moeljadi (WALI) dalam Pilwali Kota Mojokerto, pada Juni 2018 mendatang. 

Lebih jauh Sekretaris DPD Gerakan Muda Hanura Jatim, yang akrab disapa AAJ tersebut menyampaikan, bahwa kedua figur pemimpin yang mempunya visi untuk membawa kota Mojokerto lebih baik. "Hal itu sesuai harapan masyarakat kota Mojokerto, dengan menggunakan tagline Mojokerto Cerdas,"ucapnya pada memojatim, pada hari Jumat (12/01/2018).

Sosok Warsito dinilai akan mampu mendongkrak tingkat perekonomian kota Mojokerto dan memandang pasangan  WALI akan mampu mewujudkan Kota Mojokerto menjadi salah satu ujung tombak perekonomian Jawa Timur.

"Kami yakin dengan background Pak Warsito sebagai pengusaha, mampu mengentaskan perekonomian masyarakat kota Mojokerto," tutur, AAJ.

Mengingat pasangan Warsito-Moeljadi, dua figur yang masing-masing mempunyai rekam jejak cukup mumpuni dikancah perpolitikan maupun bidang Bisnis.

AAJ mengatakan, nama panggilan Cak War yang populer digemakan di Partai Hanura, juga di percaya sebagai Sekretaris DPD Partai Hanura Jatim.

"Sumbangsih Cak War, atas naiknya elektabilitas Hanura Jatim saat ini tidak kecil," imbuhnya.

Sementara, Moeljadi sendiri adalah Ketua DPRD Kota Mojokerto, periode 2009-2014. 

"Cak Moel punya pengalaman memimpin dan yaknin mampu menunaikan tugasnya dengan baik ,"ujarnya.

Menurut AAJ yang mewakili Gema Kota Mojokerto, sudah seharusnya warga diberi informasi yang benar terhadap calon pemimpinnya. 

"Dan saat inilah masyarakat harus bersikap realistis untuk menentukan pilihannya dalam pemilihan walikota nanti,"tandasnya. (ry/rif)

Posting Komentar