Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji didampingi Kasat Narkoba, Kompol Sugeng Purwanto saat tunjukan tersangka dan BB. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Kembali Kepala Satuan Resserse Narkoba Polresta Sidoarjo tunjukan taringnya. Kali ini Satreskoba yang dikomandoi oleh Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto SH berhasil mengukap Home industri obat terlarang disebuah rumah kontrakan di RT 7 RW 2 Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Rumah yang dikontrak oleh warga Surabaya itu diketahui dibuat tempat memproduksi pil jenis paracetamol, cafein dan carisoprodol (PCC), Somadril dan Duchenne muscular dystrophy (DMD), Rabu (17/1/2018).

Pada saat dilakukan penggerebekan, dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji dan Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto itu, dilokasi petugas berhasil mengamankan 5.355.000 butir pil dari tiga jenis.

Selain itu petugas juga mengamankan tersangka Imam (52), warga setempat yang diduga sebagai orang kepercayaan pemilik yang berhasil lolos dari sergapan petugas. Pemilik usaha tersebut adalah warga Surabaya dan kini dalam pengejaran dan masuk Daftar Pencarian Orang.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji menyampaikan, ada tiga jenis pil yang diamankan dalam penggerebekan ini. Yakni jenis Somadril 1.440.000 butir, PCC sebanyak 315.000 butir dan DMD sebanyak 3.600.000 butir. "Kasus ini masih kita kembangkan. Semua barang bukti kami bawa ke Mapolresta Sidoarjo," terangnya.

Lebih jauh Kombes Pol Hinawan Bayu Aji menambahkan, jutaan pil PCC dan Somadril ini akan diedarkan di sejumlah kota besar di Jawa Timur. Namun, untuk kepastian terkait peredaran pil terlarang itu polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersangka.

"Ini merupakan hasil penyelidikan dan tindak lanjut anggota Satreskoba Polresta Sidoarjo atas adanya laporan masyarakat," pungkasnya.

Sementara lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kini dipasang garis polisi untuk kepentingan penyidikan. (rif)

Posting Komentar