Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Tersangka saat diamankan. (Kusmani,memo)

Bojonegoro-Memo. Sat Reskrim Polres Bojonegoro berhasil menangkap dan mengamankan seorang pria berinisial BD (50) warga Desa Pengkruk Kelurahan Sambi duwur Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tersangka pengangkut limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) tanpa memiliki surat ijin pengelolaan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro saat di konfirmasi pada hari Minggu (21/01) pagi membenarkan, bahwa telah diamankan  seorang pria yang diduga melakukan kegiatan pengangkutan oli bekas tanpa memiliki ijin usaha pengelolaan limbah B3.

"BD ditangkap Sat Reskrim pada Sabtu 20 Januari 2018 sekitar pukul 11.30 WIB, saat mengangkut oli bekas," terang, Kapolres, AKBP Wahyu S Bintoro pada memojatim.

Lebih jauh Kapolres menambahkan, penangkapan terhadap BD sendiri berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan pengangkutan oli bekas.

Selanjutnya pada Sabtu 20 Januari 2018 sekitar pukul 11.30 WIB, petugas melakukan pengecekan dan saat itu mendapati BD menggunakan kendaraan L 300 yang diisi dengan drum di jalan raya jurusan Bojonegoro - Cepu tepatnya Desa Ngulanan Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro sedang melaksanakan mengangkut oli bekas tanpa memiliki surat ijin pengelolaan.

"Dia (BD) melakukan pembelian oli bekas di wilayah kota Bojonegoro selanjutnya dibawa ke wilayah Sragen Jawa Tengah untuk ditampung kemudian dijual kembali," ungkapnya.

BD beserta barang bukti 1 unit kendaraan L300 Nopol AD 1745 WN warna hitam tahun 2013 dengan 7 drum kosong dan 1 drum berisi oli bekas 100 liter, saat ini diamankan di Polres Bojonegoro untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Tersangka BD melanggar Pasal 102 UU RI No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana penjara paling lama 3 tahun,"pungkas, AKBP Wahyu Sri Bintoro. (kus/rif)

Posting Komentar