Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, saat menunjukan YN. (Arief,memo)

Probolinggo-Memo. Viral diberitakan terekamnya oleh camera  petugas yang mengikuti jalannya razian ditempat Rumah Hiburan Umum (RHU) untuk didokumentasi diwilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, sosok hantu di salah satu roum tempat karaoke sempat jadi perbincangan dikalangan masyarakat. Penampakan sosok hantu di tempat karaoke terekam saat petugas gabungan TNI-Polri menggelar razia narkoba. Foto itu sangat menyeramkan. Perempuan berambut panjang itu duduk di salah satu sudut ruangan dengan kedua mata menyala.

Gambar penampakan hantu tersebut didapat saat razia yang digelar jajaran Polres Probolinggo Kota pada hari Jumat, 29 Desember 2017 lalu. Operasi itu dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, AKP Dodik Wibowo.

Dalam operasi itu, pihaknya memeriksa pengunjung salah satu tempat karaoke. Petugas memeriksa surat dan identitias mereka, termasuk para pemandu lagu. Saat pemeriksaan berlangsung, ada dua pemandu lagu berusaha menutupi wajahnya dari bidikan kamera petugas yang melakukan dokumentasi.

Satu pemandu lagu itu menutupi wajahnya dengan telepon genggam. Namun, kejanggalan terlihat pada pemandu lagu yang duduk di sampingnya. Dia terlihat menyeramkan. Wajahnya hitam. Rambutnya terurai panjang dan matanya pun seperti menyala.
Sontak publik pun geger dengan foto tersebut. Warganet bahkan menyimpulkan bahwa foto tersebut adalah penampakan hantu. Foto itu langsung sontak menjadi viral.

Menanggapi hal itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, terkait dengan sosok yang dianggap hantu. Menurut dia, foto yang viral itu memang asli tapi bukan penampakan hantu. Foto yang dianggap hantu itu salah satu pemandu lagu berinisial YN.

"Jadi Sdri YN menggunakan semacam kerudung seperti kelambu warna hitam dengan motif bunga yang tampak tembus pandang. Saat dilakukan razia dan difoto, kain itu digunakan untuk menutupi wajahnya. Sedangkan mata yang menyala akibat dari flash lampu HP yang digunakan untuk memotret," terang, mantan Kabag Pembinaan Operasional Polda Jatim ini. Seperti yang dilansir polresprobolinggokota.

Masih lanjut Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal berharap, meminta masyarakat untuk kembali menyaring berita yang tersiar. Sebab, jika berita tersebut tidak benar alias hoaks akan membuat resah masyarakat.

"Kami berharap masyarakat tidak berspekulasi lagi dan menyebarkan isu hoax bahwa ada foto 'penampakan hantu' yang membuat resah masyarakat," pesan, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal. (al/rif)

Posting Komentar