Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Kepala Dinas PUPR, Sigit Setiawan, saat sidak disejumlah proyek Tahun 2017 yang dinilai belum tuntas. (Rudi Yuswanto,memo)

Sidoarjo-Memo. Belum selesainya beberapa proyek yang dilaksanakan di tahun 2017 membuat Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah geram, dengan  didampingi 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sigit Setiawan melakukan Operasi Mendadak (Sidak) dibeberapa titik pekerjaan proyek yang belum selesai. Proyek ini dinilai tidak sesuai kontrak yang disyaratkan.

Selain itu, hasil temuan dalam sidak disejumlah proyek diwilayah Kabupaten Sidoarjo, dinilai dikerjakan dengan asal dan tidak sesuai dengan spesifikasi (spek)-nya serta tidak mengacuh pada Standart Opersaional Prosedur (SOP). Contoh salah satunya proyek pembangunan JL Jaksa Agung Suprapto, Sidoarjo yang menelan anggaran Rp 3,9 miliar. Proyek ini hingga kini baru dikerjakan sekitar 60 persen oleh PT Prima Jaya Baru. Padahal pelaksanaanya harus selesai akhir Desember 2017 lalu.

"Kami terpaksa sidak bersama Bupati untuk mengetahui pekerjaan di lapangan," tutur, Kepala Dinas PUPR, Sigit Setiawan Selasa pada hari (02/01/2018).

Lebih jauh, Sigit menilai proyek peningkatan jalan bernilai miliaran itu ada sejumlah pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Pihaknya menilai kontraktor pelaksananya nakal.

"Ada beberapa item yang tak sesuai spek. Karena pekerjaan baru 60 persen maka kontraktor dikenai denda Rp 1.000 per mil per hari dari nilai pekerjaan serta bakal disanksi blacklist selama 2 tahun meski pekerjaannya diperpanjang 50 hari," imbuhnya.

Saat ini, kata Sigit ada 7 proyek yang belum selesai sesuai kontrak akhir pekerjaan Tahun 2017. Termasuk proyek JL Jaksa Agung Suprapto itu.

"Sanksinya sama semua untuk kontraktor yang belum menyelesaikan pekerjaannya," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menegaskan jika sidak itu penting agar pekerjaan yang belum selesai segera diselesaikan.

"Makin lama penyelesaiannya makin besar dendanya. Kami juga ingin tahu kualitas pekerjaannya," pungkasnya.

Paska sidak di JL Jaksa Agung Suprato, Bupati dan rombongan sidak ke proyek Gedung Serba Guna, Jembatan Candi, serta sejumlah proyek di Kecamatan Porong dan Kecamatan Krian mulai TPST hingga Puskesmas. (ry/rif)

Posting Komentar