Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolresta Sidoarjo bersama BBPOM dan Dinas Kesehatan Sidoarjo. (Rudi Yuswanto,memo)

Sidoarjo-Memo. Jutaan pil PCC yang berhasil dibongkar oleh Polresta Sidoarjo pada hari Senin (22/01) kembali dipamerkan pada media. Hal itu menyusul setelah dilakukan pendalaman oleh tim penyidik karena diketahui jutaan pil PCC, Somadril dan DMP hasil pengukapan didesa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu Sidoarjo beberapa waktu lalu itu ternyata sudah kadaluwarsa dan sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji menyampaikan,  jika Pil yang berjumlah 5,3 juta butir itu telah kadaluwarsa dan sangat bahaya bila dikonsumsi.

"Dari hasil pendalaman kami mendapati bahwa pil PCC ini sudah kadaluarsa, namun oleh tersangka dikemas ulang kemudian diedarkan," terang, mantan Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri ini saat menggelar kembali Jutaan Ribu Pil PCC bersama BBPOM dan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo.

Sementara Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Hardaningsih menambahkan, jika pil PCC sangat berbahaya.

"Pil PCC merusak generasi bangsa , obat ini sudah dilarang sejak tahun 2013.Obat ini ilegal dilarang keras untuk beredar," pungkasnya.

Sedangkan sampai saat ini pihak penyidik Polresta Sidoarjo masih terus memperdalam kasus ini untuk mengembangkan penyidikan terhadap tersangka. (rd/rif)

Posting Komentar