Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolres Ngawi, AKBP MB. Pranatal Hutajulu SH. SIK. MH., saat pamerkan hasil pengungkapan 50 kasus. (Ria,memo)

Ngawi-Memo. Keseriusan dalam penanganan masalah hukum diwilayah Polres Ngawi, terus digalakkan. Hal itu ditunjukan  dalam Rangka Pelaksanaan Operasi Sikat II Semeru 2017 yang berlangsung sejak tanggal  11 hingga 20 Desember lalu, Melalui Release pada hari Jum'at  (22/12/17) dengan hasil pengungkapan sebanyak 50 Kasus 68 tersangka.

Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, S.H., S.I.K., M.H., kepada sejumlah media menjelaskan, "Dalam Pelaksanaan Operasi Sikat II Semeru 2017 dengan sasaran Curat, Curas, Curanmor, penyalahgunaan Sajam dan Senpi, Miras dan Narkoba kita berhasil mengungkap sebanyak 50 Kasus," tuturnya.

Menurut AKBP MB. Pranatal Hutajulu, S.H., S.I.K., M.H., kasus yang paling menonjol selama tahun 2017 diwilayah hukumnya, pertama curanmor pihaknya berhasil menangkap residivis yang sering melakukan aksinya di daerah Ngawi dan sekitarnya, juga Curat dan Narkoba sebanyak 42 kasus dengan 48 tersangka.

Masih menurut AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Ngawi yang semula mejadi daerah transit kini telah bergeser menjadi wilayah tempat peredaran Narkoba.

Dengan hasil yang dicapai oleh Polres Ngawi, AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Berharap kejahatan yang terjadi di masyarakat bisa menurun dan menghadapi Natal dan tahun baru, masyarakat bisa lebih aman dalam menjalankan aktivitasnya saat perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018." pungkasnya.

Dari hasil ungkap yang kian meningkat, Kapolres Ngawi menegaskan, akan terus menggalakkan kegiatan Ops Semeru serta Ops yang lain, sebagai upaya pelayanan terhadap masyarakat agar terwujud kondisi yang kondusif diwilayah Ngawi khususnya. (rm/rif)

Posting Komentar