Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Plt Kepala Desa Pepe saat memberikan sambutan (Dani,memo)

Sidoarjo-Memo. Sudah menjadi budaya atau tradisi sejak dulu pelaksanaan Ruwatan Desa setiap tahun, karena melalui ruwat desa masyarakat dulu bisa menyampaikan rasa bersyukurnya kepada sang pencipta. Rasa syukur itu bisa diwujudkan dengan melaksanakan sedekah bumi atau ruwat desa dengan dihadiri oleh segenap warga. Hingga saat ini tradisi ruwat desa melekat hingga turun temurun. Begitupula di Desa Pepe Kecamatan Sedati Sidoarjo, 
pada hari Saptu (30/9) malam melaksanakan ruwatan desa sebagai wujud rasa bersyukur atas diberikan kemamuran dan ketentraman di Desa Pepe.

Ruwatan Desa Pepe kali ini diwarnai dengan Wayang Kulit dengan dalang Ki Johan Susilo dari Desa Krembung. Acara yang digelar semalam suntuk itu turut hadir Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Kapolsek Sedati, Danramil, Sekcam Sedati, serta tokoh masyarakat.

Plt Kepala Desa Pepe, Ach Faisol Yani dalam sambutanya mengukapkan, kegiatan ini merupakan wujud kecintaan kita, rasa syukur kita kepada ALLAH SWT, 

"Pada dasarnya semua ini berkat kerja sama dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat desa" ungkapnya.
                 
Faisol menghimbau, "kita semua harus bisa menjaga kebersamaan, keharmonisan dan kepedulian sesama warga desa demi kemajuan desa Pepe" pungkasnya.                           

Di sela-sela acara Sekcam Sedati Abu Dardak menyampaikan, Desa Pepe merupakan salah satu desa yang bisa menjaga keutuhan dan kekompakan warga serta bisa memberikan inspirasi yang positif, "Semoga Desa Pepe menjadi Desa yang makmur, desa yang di berkahi serta desa yang bisa mensejahterakan warganya" pungkasnya. (Dni/Rif)


Posting Komentar