Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


                     Apa Kabar DP3

Foto : Ilustrasi

Sidoarjo-Memo. Proses dugaan korupsi Dinas Peternakan Perkebunan dan Pertanian (DP3) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, terkait bagi-bagi Penunjukan Langsung (PL) paket proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), dan  Jalan Jaringan  Irigasi Tersier (JITUT), Sumber Air yang dialokasikan melalui dana Anggara Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 senilai Rp. 16,8 miliar. Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sidoarjo pastikan akan ada tambahan tersangka baru.

Hal itu diketahui sejak hari Senin (09/10/2017) Kejaksaan Negeri Sidoarjo memanggil kembali dan memeriksa sejumlah rekanan (Kontraktor) dan Dua pejabat DP3 yakni, Sekertaris Dinas (Sekdin) dan bagian Bendahara. Namun, sejak pagi diruang penyidik senior Wido Utomo dkk itu, hanya beberapa rekanan penerima perkerjaan yang hadir penuhi panggilan.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Adi Harsanto menguraikan, sejumlah rekanan pelaksana proyek datang penuhi panggilan penyidik, sedangkan kedua pejabat dinas itu belum terlihat.

"Yang sudah datang rekanan-rekanan pelaksana proyek. Untuk Sekdin dan Bendahara belum terlihat memenuhi panggilan tim penyidik." terang, Kasi Pidsus, Adi Harsanto pada memojatim hari Selasa (10/10/2017) digedung Kejaksaan Negeri Sidoarjo di Jl. Sultan Agung No 36 itu.

Lebih jauh mantan Kasi Intelejen Kajaksaan Negeri Sumenep itu menjelaskan, pemeriksaan secara maraton dilakukan guna untuk mendalami hasil penyidikan dan pemeriksaan sekaligus untuk memastikan hasil cek hasil pekerjaan masing-masing pelaksanaan proyek di lapangan. Dari hasil itu bisa dibuat dasar tim penyidik untuk menambah siapa yang layak ditetapkan sebagai tersangka.
Akan tetapi, penambahan tersangka itu bergantung alat bukti yang mendukungnya.

"Kalau dua alat bukti terpenuhi, tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka baru itu."tegasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, selain tersangka Lukman Saleh, mantan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DP3) Pemkab Sidoarjo, Anik Pujiastutik beserta sejumlah Rekanan (Kontraktor) juga diperiksa Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Namun, saat disinggung soal apakah akan ada tersangka baru dalam lingkaran korupsi DP3. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Adi Harsanto menambahkan, "kemungkinan ada tambahan tersangka masih memungkinkan. Karena itu yang dikembangkan tim penyidik. Tersangka tambahannya bisa ke rekanan (Kontraktor) maupun ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). tapi semua bergantung 2 alat bukti. Ditunggu saja perkembangan hasil pemeriksaannya,"tutur, Kasi Pidsus Adi Harsanto.  (WP/Rif)

Posting Komentar