Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Sebanyak 216 pengurus KONI Kecamatan dilantik di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Wawan Prapanca,memo)
Sidoarjo-Memo. Sebanyak 216 pengurus KONI Kecamatan, mewakili di 18 kecamatan yang ada di wilayah Sidoarjo dilantik Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo M Frenky Effendi. Prosesi pelantikan dilaksanakan di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo itu sebelumnya juga diberikan pembekalan kepada peserta tentang pemahaman peningkatan prestasi olahraga.

Hadir dalam acara itu Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Anggota DPR RI Arzeti Bilbina Setyawan, Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil, serta dari Unesa Prof Dr Hari Setiono yang menjadi narasumber dalam pembekalan itu.
Ketua Panitia Pelantikan KONI Kecamatan, Aries Widojoko mengatakan kegiatan ini merupakan program KONI Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya untuk menggerakan elemen masyarakat dan seluruh stakeholder untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan prestasi olahraga di Sidoarjo ini.

"Kami menemukan di desa-desa bibit unggul yang berpotensi luar biasa. Tapi belum mendapatkan penanganan secara maksimal.  Oleh karena itu, mereka harus difasilitasi agar tidak menjadi surut prestasinya. KONI Kecamatan inilah yang nantinya berhak membina agar prestasinya terus meningkat," terangnya kepada Memo Jatim, Kamis (26/10/2017).

Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo M Franky Effendi menjelaskan terbentuknya KONI Kecamatan sesuai dengan sistem keolahragaan nasional, dan AD ART KONI yang terbaru. Menurutnya memang harus ada struktur pembinaan olah raga hingga tingkat kecamatan dan desa. Apalagi pada pelaksanaan Porkab, setiap atlet dikirim melalui kecamatan.

"Kami berharap ada keadilan pada atlet di setiap pelaksanaan Porkab. Kami bisa melihat potensi atlet merata di seluruh kecamatan. Dengan terbentuknya KONI kecamatan ini, kami berharap bisa menjaring atlet yang berpotensi, untuk bisa disalurkan ke induk olahraga yang ada," tegasnya.

Oleh karena itu, kata Franky program ini juga merupakan salah satunya adalah untuk mewujudkan Kabupaten Sidoarjo menjadi kota atlet dan kota olahraga. Menurutnya, mungkin bisa menyebut Sidoarjo sebagai Kabupaten Olahraga kalau di setiap kecamatan tidak ada keorganisasian olahraganya. Para atlet-atlet yang berprestasi di kecamatan maupun di pelosok desa tidak pernah kami akomodir. 
"Selama ini yang muncul hanya di Cabor-cabor yang ada saja. Sementara untuk menjaring atlet-atlet di pelosok desa belum pernah terakomodir," ungkapnya. 

Kini pihaknya berharap kepada para pengurus KONI Kecamatan menjadi tumpuhan harapan betul-betul menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Mereka juga menjadi tulang punggung KONI Kebupaten Sidoarjo, disamping 40 Cabor yang sudah terbentuk saat ini.

"Agar kinerja mereka tidak saling tumpang tindih. Saya berharap mereka nantinya saling bersinergi dan saling singkronisasi. Jadi kalau kecamatan punya atlet terbaik bisa diserahkan ke KONI Kabupaten. Nantinya KONI Kabupaten yang akan menyerahkan kepada Cabor yang bersangkutan," pintahnya.

Sementara Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil berharap kepada KONI Sidoarjo agar bisa meningkatkan prestasinya yang labih baik. Karena sarana dan prasarana menuju ke arah yang sudah memenuhi syarat. 

"Salah satunya adalah terbentuknya KONI Kecamatan. Ini merupakan satu-satunya di Jawa Timur. Semoga kedepan makin banyak potensi atlet yang baik bisa terus dibina dengan baik pula," paparnya.

Sedangkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sangat memberikan apresiasi atas terbentuknya KONI Kecamatan. Ia berharap agar KONI bisa mewujukan cita-citanya Sidoarjo menjadi kota olahraga dan menjadi kota atlet yang semakin baik. 
"Saya juga akan memberikan tambahan anggaran bagi KONI bila berhasil meningkatkan prestasinya," pungkasnya. (WP/Rif)

Posting Komentar