Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Warga saat tutup akses jalan PT PWU  dan Kapolsek Karangpilang saat meredam emosi warga (Arief,memo)

Surabaya-Memo. Akses jalan PT Panca Wira Usaha (PWU) dilahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur mendadak ditutup warga. Ratusan warga tiba-tiba datang dan memblokir akses jalan yang digunakan untuk keluar masuk kendaraan PT PWU pada hari Senin (18/9) lalu. Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh memojatim warga selama ini merasa kesal karena terdampak akibat kegiatan PT PWU, dimana lahan akses jalan berada ditengah-tengah pemukiman warga itu setiap harinya dilintasi mobil-mobil besar yang mengeluarkan suara bising, selain itu warga juga merasa polusi diareal lokasi sudah tidak sehat lagi dikarenakan tercemar oleh debu. Sehingga warga merasa terganggu khususnya warga terdampak yakni warga RT 03 dan RT 05, RW 03 Kelurahan Karangpilang, Kecamatan Karangpilang Surabaya.

Akibat pemblokiran akses jalan oleh warga tersebut, puluhan Truk yang hendak keluar maupun masuk tidak bisa, Hingga antrian panjangpun terjadi.

Saat mendapatkan kabar itu Kapolsek Karangpilang, Kompol Eko Widodo SH. MH. langsung turun kelapangan untuk meredam emosi ratusan warga yang memuncak.

" kemarahan warga memuncak saat salah satu anak dari warga setempat terpleset, jatuh dan mengalami luka dilokasi lahan akses jalan PT PWU."ungkapnya.

Namun, beruntung setelah dikasih pengertian dan arahan oleh Kapolsek Karangpilang, Kompol Eko Widodo SH. MH. Kemarahan warga dapat diredam. Melalui dengan giat Cakrukan Kamtibmas dan Problem Solving PMS pihak PT PWU serta PT Merak dan PT Varia, bersama warga terdampak akan dilakukan pertemuan guna untuk mediasi.

"setelah kami minta untuk tenang dan  himbauan untuk tidak menutup akses jalan. Namun, warga menuntut untuk dipertemukan kepada pihak perusahaan," terang, Kapolsek Karangpilang Kompol Eko Widodo SH. MH. pada memojatim, hari Jumat (22/9).

Sampai berita ini dibuat pertemuan akan dilanjutkan hari ini Jumat (22/9) guna meneruskan hasil mediasi beberapa hari yang lalu. (Rif)

Posting Komentar