Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : kedua pelaku dan barang bukti (Arief,memo)

Surabaya-Memo. Dua pelaku Pencurian Bermotor (Curanmor) berhasil diciduk team TAB dan Unit Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya. Keduanya gagal melakukan aksinya, karena kecurigaan korban Luchvina Wendra Andriyani (31) warga Jl. Mastrip Kebraon gang Buntu No. 3 RT 02 RW 01, Kecamatan Karangpilang Surabaya.

Korban curiga melihat gelagat pelaku yang mondar-mandir didepan rumahnya. Setelah ditunggu beberapa saat ternyata benar salah satu dari pelaku menghampiri motor korban yang diparkir depan rumah dan merusak tempat kontak dengan menggunakan kunci L atau kunci bermata 4 mahnet. 

Diwaktu yang bersamaan team TAB Patroli Polsek Karangpilang saat menjalankan patroli rutin kring Serse dan berdasarkan data yang ada, melihat pelaku untuk selanjutnya melakukan pembututan sampai diujung sebuah gang buntu. Karena merasa curiga dan memberi keterangan yang berbelit-belit akhirnya petugas membawa masuk kedalam gang buntu. Ternyata benar, diujung gang buntu rekan pelaku sedang sembunyi usai merusak kontak motor korban.

Kapolsek Karangpilang Kompol Eko Widodo SH. pada memojatim menyampaikan, " saat digeledah pada saku celana pelaku ditemukan kunci L, dan keteranganya selalu ber belit-belit lalu pelaku mengaku menunggu temannya yang ada didalam Gang."terangnya, pada hari Saptu (9/9).

Pelaku tidak bisa mengelak saat dilakukan penggeledahan badan ditemuka kunci L, Y, dan T disaku kedua pelaku oleh petugas.

"dari hasil pengembangan tersangka telah melakukan aksinya di 13 tempat kejadian perkara (TKP) diwilayah surabaya."ungkap, Kapolsek Karangpilang Kompol Eko Widodo SH. 

Sementara Kanit Reskrim Iptu Marji Wibowo SH. mendampingi Kapolsek Karangpilang Kompol Eko Widodo SH. menambahkan, "untuk saat ini kami terus melakukan kordinasi dengan Polsek jajaran, dan cek TKP ranmor lainya."tuturnya.

Dalam kasus ini petugas berhasil mengamankan dua pelaku yakni Sidin (43) asal Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kendundung Sampang Madura, yang kost di Petemon Surabaya, dan Slamet Abidin (21) asal jalan Lasem Barat No.89 Surabaya. Serta Barang Bukti (BB) berupa 3 kunci L, 1 unit motor Honda Vario, 1 kunci pas bermata kunci 3, 1 kunci bermata 4 magnet, 1 kunci berujung pipih.

Kini atas perbuatanya tersangka terancam dijerat pasal 363 ke 4e dan 5e Jo 53 KUHP dengan tuntutan kurungan 5 tahun penjara. (rif)

Posting Komentar