Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


                         Apa kabar DP3

Foto : Tersangka Lukman Saleh saat jalani pemeriksaan diruang Pidana Khusus (Pidsus). (Wawan Prapanca,memo)

Sidoarjo-Memo. Kejaksaan Negeri Sidoarjo kian serius mendalami dugaan kasus korupsi Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sidoarjo. Itu dibuktikan dengan diperiksanya kembali tersangka Lukman Saleh pada hari Selasa (26/9/2017). Tersangka diperiksa sejak pukul 09:00 wib. Hingga sore. Kendati demikian, belum ada tanda-tanda jika tersangka Lukman Saleh bakal ditahan.

Selama menjalani rangkaian pemeriksaan keterangan tersangka hanya standart-standart saja, hingga kerap menjadi bemper untuk sejumlah rekanan maupun pejabat (DP3) Pemkab Sidoarjo dalam kasus proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015 senilai Rp 16,8 miliar itu.

Namun demikian, tim penyidik mulai membatasi tersangka dengan menyita Handphon (HP) nya dan Laptop yang digunakan selama ini.

"Memang sekarang alat komunikasi tersangka disita penyidik. Karena keterangan tersangka ke penyidik hasilnya seperti saksi ahli bukan sebagai tersangka," terang, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) ini kepada Memojatim, hari Selasa (26/09/2017).

Lebih jauh, tim penyidik yang enggan disebut namanya menerangkan, keterangan tersangka sangat dibutuhkan untuk mengetahui siapa saja rekanan (Kontraktor) yang turut serta mengatur  dan membagi dana proyek dari pusat tersebut.

" Wong dia ini tersangka , kok keteranganya normatif-normatif saja. Itu artinya tersangka mau jadi bemper dengan seolah-olah dia (tersangka) yang bertanggung jawab atas kesalahan proyek untuk irigasi, Jitut dan Jides itu. Seharusnya tersangka mau membuka semuanya agar memudahkan penyidik mengembangkan perkara ini."ungkapnya.

Sementara tersangka Lukman Saleh selaku Pejabat Teknis Pengadaan (DP3) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, disela-sela istirahat pemeriksaan mengakui jika alat komunikasinya (HP) disita tim penyidik.

"Saat diperiksa sudah saya sampaikan ke penyidik semua. Semua pertanyaan sudah saya jawab termasuk paket PL itu diberikan ke rekanan siapa saja," pungkasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, paska ditetapkanya Lukman Saleh sebagai tersangka. Sejumlah pejabat (DP3) termasuk mantan Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan, Anik Pujiastutik, serta rekanan dan Konsultan pekan lalu juga ikut diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. (Wp/Rif)


Posting Komentar