Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Tersangka kasus pencurian, Jamian saat berada di Polsek Prambon (Wawan Prapanca,memo)

Bawa Parang, Jamian Nekat Bobol Rumah Tetangga Sendiri

Sidoarjo-Memo. Tersangka kasus pencurian, Jamian (487) warga RT 02, RW 01, Desa Jati Alun-alun, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo tertunduk lesu di ruang tahanan Polsek Prambon. Pria yang yang bekerja serabutan ini ditangkap polisi karena kepergok hendak mencuri di rumah tetangganya sendiri, Ahmad Munir (45) kemarin.

Kapolsek Prambon AKP Isharyata mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan tersangka sekitar pukul 01.50 WIB. Saat itu rumah korban dalam keadaan sepi. Tersangka masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu depan. Saat beraksi tersangka membawa sebilah parang untuk digunakan mencongkel pintu rumah korban.

"Sialnya, saat tersangka masuk di dalam rumah, korban yang sebelumnya bepergian ke Tanggulangin pulang. Saat di rumah korban terkejut karena pintu depan sudah terbuka. Seketika korban masuk kamar dan melihat tersangka sudah berada di dalam kamarnya," terangnya, kepada Memojatim, pada hari Rabu (27/09/2017).

Lebih jauh, Isharyata mengungkapkan, pemilik rumah langsung terkejut dan lari ke luar rumah. Seketika itu korban langsung berteriak meminta tolong warga hingga membuat tersangka kabur melarikan diri karena ketakutan.

"Saat para tetangga datang di TKP, tersangka sudah kabur. Kemudian korban langsung lapor ke polisi," imbuhnya.

Tak berselang lama, lanjut Isharyata polisi langsung bergerak. Petugas yang sudah mengantongi Identitas tersangka segera menangkap pelaku. Tersangka ditangkap di rumahnya dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

"Berdasarkan hasil penangkapan tersangka kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebilah senjata tajam jenis parang dengan panjang 37 sentimeter. Parang ini digunakan mencongkel pintu juga untuk menakuti korban," tegasnya.

Sementara itu, tersangka Jamian mengaku nekat mencuri di rumah tetangga sendiri karena kebutuhan. Dirinya mengetahui rumah milik korban sepi dan kosong sehingga memiliki niat untuk mencuri.

"Jujur saja saya terpaksa mencuri karena butuh uang," dalihnya. 

Kini atas perbuatanya pelaku terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. (WP/Rif)

Posting Komentar